Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mulai menampilkan data distribusi bantuan sosial (bansos) pada situs corona.jakarta.go.id.
Anggota Fraksi PSI William Aditya Sarana mengatakan transparansi data itu memudahkan pembagian bantuan sosial di lapangan. Ia meminta data terus diperbaharui secara berkala.
“Kami apresiasi langkah Diskominfotik, transparansi data akan membuat pembagian bansos menjadi lebih efektif dan tepat sasaran. Saat ini sudah ada data distribusi bantuan hingga tingkat RW," kata William dalam keterangan resminya, Jakarta, Jumat (17/4).
Baca juga: Tingkat Infeksi Menurun, Jerman Berencana Longgarkan Pembatasan
William mendorong adanya penambahan fitur cek data penerima bantuan. Dengan adanya fitur itu, warga dapat secara mandiri memeriksa apakah nama mereka tertera sebagai penerima atau belum.
Jika belum terdata, warga bisa langsung mengurus ataupun melengkapi proses administrasi yang tertinggal. Dengan demikian, petugas RT/RW di lapangan bisa fokus mendistribusikan bantuan.
“Kepastian status sebagai penerima bantuan akan meringankan pikiran akibat beban hidup yang semakin berat. Jangan sampai ada warga yang merasa yakin akan mendapatkan bantuan, tapi ternyata tidak,” terang William.
Selain fitur untuk cek data penerima bantuan, William juga meminta agar Pemprov DKI menyediakan kanal aduan. Tujuannya adalah agar warga yang belum menerima bantuan bisa segera mendaftarkan diri.
Di sisi lain, jika ada warga yang menemukan kesalahan dalam pemberian bantuan sosial, mereka bisa langsung melapor untuk kemudian ditindaklanjuti.
“Kami menerima aduan di mana warga Pondok Indah mendapatkan bantuan. Ada lagi pembagian bansos di sebuah apartemen mewah di Kelapa Gading. Ini tentu saja memancing pertanyaan dan harus segera dicari tahu mengapa bisa terjadi," pungkas William. (OL-6)
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved