Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
LABORATORIUM pengujian milik IPB University resmi menjadi lab uji virus korona (covid-19). Langkah itu menjawab persoalan kebutuhan lab uji yang memadai, untuk mendeteksi kasus covid-19 dengan akurat.
Mengingat, lab uji yang tersedia sudah tidak sanggup menampung dan menganalisis sampel. Jumlah sampel bahkan sudah melebihi kapasitas lab uji yang tersedia. Pengujian sampel di laboratorium sejumlah daerah pun harus mengantre.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor meminta IPB University untuk membantu pengujian sampel pasien terduga covid-19.
Baca juga: Ini Daftar Laboratorium Pemeriksaan Covid-19 di Tanah Air
Pimpinan IPB University merespons permintaan setelah melakukan pengecekan terhadap kemampuan sumber daya manusia, peralatan yang sesuai standar WHO dan kelayakan sarana, hingga sistem manajemen biosafety.
“Beberapa lab di IPB University sangat memenuhi syarat sebagai lab uji covid-19. Pemda Bogor dan Pemprov Jawa Barat telah meminta secara resmi untuk membantu pengujian sampel covid-19," ujar Didik Pramono, bagian humas Tim Laboratorium covid-19 IPB University, dalam keterangan resmi, Kamis (16/4).
Lebih lanjut, dia menjelaskan untuk keperluan tersebut telah disiapkan tiga unit laboratorium. Rinciannya, laboratorium bioteknologi di Pusat Studi Satwa Primata (PSSP) yang memiliki tingkat keselamatan/biosafety Level 2 (BSL-2). Kemudian, laboratorium CRC Science Techno Park (BSL2) dan laboratorium terpadu satreps Fakultas Kedokteran Hewan (BSL-2, BSL-3).
Baca juga: 56 Tahun IPB University, Tak Lelah Ukir Prestasi
"Alat real time PCR yang tersedia sebanyak empat unit. Untuk sementara, ada tiga alat yang digunakan dan satu alat akan difungsikan bila sampel semakin banyak,” jelas Didik.
Sebelumnya, Tim Laboratorium covid-19 IPB University melakukan optimasi dan penyesuaian alat, serta penyusunan pedoman prosedur operasional (PPO) yang sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan dan standar WHO.
Laboratorium covid-19 IPB University mulai beroperasi Senin (13/4) lalu, dengan menerima sampel dari Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Laboratorium tersebut menampung kuota uji sebanyak 180 sampel dalam seminggu.
“Hingga hari ini, sudah sebanyak 117 sampel yang diterima laboratorium di IPB University. Berikutnya, akan dilanjutkan proses inaktivasi virus dan ektraksi RNA virus. Dilanjutkan proses diagnostik menggunakan metode real time (quantitative) RT-PCR. Hasil pengujian ini akan dilaporkan kepada pemerintah sesuai SOP yang berlaku,” paparnya.(OL-11)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved