Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Pemerintah Perbanyak Laboratorium Pemeriksaan Covid-19

Atalya Puspa
03/4/2020 19:21
Pemerintah Perbanyak Laboratorium Pemeriksaan Covid-19
Ilustrasi laboratorium(Antara)

PEMERINTAH akan memperbanyak fasilitas uji pemeriksaan covid-19 sebagai salah satu upaya untuk menemukan dan mengungkap penyebaran korona. Dengan demikian, upaya pencegahan penyebaran dapat dilakukan secara maksimal.

Menurut data Tim Gugus Percepatan Covid-19, hingga saat ini sudah ada 48 laboratorium yang beroperasi. Adapun, lab tersebut telah memeriksa sebanyak 7.924 spesimen Covid-19 dari 32 Provinsi, termasuk di dalamnya 120 kabupaten/kota.

"Kita akan perbanyak lagi faslitas penguji untuk pemeriksaan COVID-19. Seperti diketahui sudah ada 48 laboratorium yang beroperasi, tentunya dengan kapasitas masing-masing," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan covid-19 Achmad Yurianto dalam telekonfrensi dari Graha BNPB, Jakarta, Jumat (3/4).

Selain itu, pemerintah juga akan menambah fasilitas penguji dengan mengaktifkan beberapa alat diagnostik yang digunakan untuk pemeriksaan TBC.

Yurianto menyatakan, alat pemeriksaan TBC tersebut secara teknologi bisa dikonversi untuk pemeriksan Covid-19.

"Ini cukup banyak alatnya dan tersebar di sejumlah wilayah di Tanah Air. Namun masih dibutuhkan beberapa konversi dari mesin dan beberapa pengaturan. Kita akan bekerja keras untuk mengejar ini semua," kata Yuri.

Perlu diketahui bahwa alat pemeriksaan TB-TCM (Tes Cepat Molekuler) saat ini sudah tersedia di lebih dari 132 rumah sakit dan di beberapa puskesmas terpilih.

Di sisi lain, Yurianto kembali mengingatkan bahwa banyaknya fasilitas kesehatan dari Rumah Sakit, tenaga medis hingga APD dan perlengkapan yang tersedia untuk penanganan Covid-19 akan menjadi sia-sia. Untuk itu, dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam mencegah penularan virus.

"Kuncinya bukan seberapa banyak rumah sakit yang disiapkan, seberapa banyak laboratorium dan peralatan yang disiapkan, tetapi seberapa banyak peran kita semua mencegah jangan sampai terjadi penularan karena ini penting,” tandas Yurianto. (OL-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Baharman
Berita Lainnya