Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Indonesia Ikut Solidarity Trial 4 Alternatif Pengobatan Covid-19

Atalya Puspa
01/4/2020 06:00
Indonesia Ikut Solidarity Trial 4 Alternatif Pengobatan Covid-19
Warga melintas di depan mural terkait pandemi virus korona di kawasan Benda, Kota Tangerang, Banten.(MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI.)

PEMERINTAH Indonesia telah bergabung dalam Solidarity Trial yang dilakukan Badan Kesehatan Dunia (WHO). Hal tersebut dilakukan sebagai langkah memperbaiki upaya pelayanan kesehatan dan menurunkan angka kematian pada pasien Covid-19 di Indonesia.

Adapun, Solidarity Trial merupakan program WHO untuk melakukan pengujian klinik terhadap 4 alternatif terapi yang sudah dilakukan selama ini, yaitu remdesivir, gabungan lopinavir/ritonavir, gabungan lopinavir/ritonavir ditambah interferon (ß1b), dan chloroquine.

Riset itu dilaksanakan untuk mendapatkan bukti klinis yang lebih kuat dan valid terhadap efektivitas dan keamanan terbaik terhadap pasien Covid-19 dan didesain secara khusus untuk mempersingkat waktu yang diperlukan untuk menghasilkan bukti yang kuat terhadap 4 alternatif terapi tersebut tanpa mengesampingkan prinsip-prinsip Cara Uji Klinis yang Baik/Good Clinical Practice (CUKB/GCP).

Baca juga: PSBB Diharapkan Percepat Penanganan Covid-19

Selain Indonesia, tercatat sebanyak lebih dari 45 negara lainnya juga berpartisipasi pada riset tersebut dan jumlah tersebut akan terus bertambah.

Perwakilan WHO untuk Indonesia Navaratnasamy Paranietharan menyambut baik kesediaan Indonesia yang dinilainya akan menjadi kontribusi penting Indonesia dalam upaya global mempercepat penemuan obat yang efektif dalam penanganan Covid-19.

Untuk memastikan pelaksanaan Solidarity Trial di Indonesia dilakukan sesuai standar, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan, akan secara langsung terlibat mengoordinasikan pelaksanaan riset ini.

Kepala Balitbangkes Kementerian Kesehatan Siswanto menjelaskan, sejak 20 Maret 2020 lalu, Kementerian Kesehatan telah menyampaikan kesediaan Indonesia untuk bergabung dalam Solidarity Trial yang awalnya untuk berpartisipasi pada pengujian klinik remdisivir.

Namun, sesuai dengan hasil pembahasan lebih lanjut dengan WHO, Indonesia kini siap berpartisipasi pada riset untuk 4 alternatif terapi yang dikembangkan WHO.

“Indonesia siap berpartisipasi aktif pada riset 4 alternatif terapi Covid-19 dalam Solidarity Trial WHO," kata Siswanto dalam keterangan resmi, Selasa (30/3).

"Melalui partisipasi aktif ini diharapkan dapat segera ditemukan alternatif terbaik dalam perawatan pasien Covid-19 di Indonesia," tandasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya