Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 berdampak hingga ke semua sendi kehidupan saat ini, terutama perekonomian masyarakat bawah yang hidup dari penghasilan harian. Keresahan itu berusaha ditangkap Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Keuskupan Agung Pontianak melalui Yayasan Landak Bersatu, dan Yayasan PenaMas Mulia.
Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Umum PP GP Ansor, Senin (30/3), mengatakan pihaknya mengajak semua elemen bangsa untuk berbagi kepada sesama, terutama kalangan bawah yang benar-benar merasakan dampak dari pandemi ini.
Baca juga: Peneliti Kembangkan Formula BCL untuk Menghalau Covid-19
"Kami membuka donasi bagi siapa saja yang menyumbang baik barang atau uang,” kata Yaqut dalam keterangan pers di Jakarta.
Program ini akan fokus pada alat pelindung diri (APD), materi edukasi tentang covid-19, dan penyediaan bahan makanan yang ditargetkan mencapai 1 juta sembako.
Sekretaris Indonesia Peduli dan Bersatu, Denny Hartono, menambahkan, program Indonesia Peduli dan Bersatu ini didukung Uskup Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus, KH. Yahya Cholil Staquf (Katib Aam PBNU), Totok Lusida (Ketua Umum REI/Penasihat Yayasan Landak Bersatu), Adrianus Asia Sidot (Pembina Yayasan Landak Bersatu) sebagai penasihat.
Tujuan dari kegiatan Indonesia Peduli dan Bersatu adalah membantu memenuhi kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah pada saat proses social distancing sehingga jaminan sosial tetap terpenuhi, memberikan edukasi atau informasi yang tepat melalui media sosial tentang pandemi covid-19.
Melalui program ini, pihaknya menargetkan dapat mendistribusikan APD atau alat kesehatan seperti masker, hand sanitizer, dan satu juta paket bahan makanan.
Baca juga: Penghentian Operasional Bus AKAP masih Tarik-Ulur, Ada Apa?
Denny menjelaskan, bantuan ini rencananya disalurkan kepada masyarakat bawah mulai awal April di Jabodetabek sebanyak 35%; Surabaya dan sekitarnya (25%); Semarang dan sekitarnya (25%), dan di Kalimantan Barat yang mencakup Pontianak dan sekitar sebesar 15%. (Ant/A-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved