Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Unisba Wisuda Dokter Umum Berusia 19 Tahun

Bayu Anggoro
16/2/2020 17:10
Unisba Wisuda Dokter Umum Berusia 19 Tahun
Mochammad Hory Dafid Rio Alfonzo(MI/Bayu Anggoro)

BANYAK orang yang beranggapan menempuh pendidikan kedokteran tidaklah mudah. Selain memerlukan kecerdasan, waktu belajar yang tidak sebentar pun menjadi kesulitan lainnya.

Namun, kedua hal ini tidak terlalu bermasalah bagi Mochammad Hory Dafid Rio Alfonzo, remaja 19 tahun yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (Unisba). Ya, pada usia yang tergolong masih muda, pria kelahiran Bandung 1 Juni 2000 berhasil meraih gelar tersebut dengan predikat memuaskan.

Dia pun dipastikan menjadi lulusan termuda pada wisuda sarjana FK Unisba 2020 di Bandung, (15/2). "Kuliah dari umur 16 tahun," ucap anak kedua dari tiga bersaudara ini.

Menurutnya, menempuh pendidikan kedokteran tidak sulit jika pandai mengatur waktu dan memiliki kemauan belajar yang baik. "Susah itu relatif. Yang penting kita bisa mengatur waktu dan mau belajar," katanya.

Dia memilih dini hari sebagai waktu yang tepat untuk belajar. Usai tidur lebih awal, pria berperawakan tinggi ini selalu bangun lebih cepat untuk mengulas setiap pelajaran yang diterimanya saat waktu kuliah. "Saya belajarnya kadang kelompok, kadang sendiri. Tapi seringnya malam, jam 12 ke atas," kata peyandang gelar dokter umum ini.

Jika menilik masa lalunya, gelar yang diraihnya pada usia muda ini tidaklah heran. Dia dua kali menempuh akselerasi saat di sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). "Dulu akselerasi di SD, jadi lima tahun. Terus di SMP, dua tahun," kata alumnus SMAN 1 Baleendah ini.

Selain itu, dia menyebut peran orangtua sangat berpengaruh terhadap apa yang telah dicapainya saat ini. "Saya memang ingin jadi dokter. Alhamdulillah orangtua sangat mendukung," katanya seraya menyebut dalam waktu dekat akan melanjutkan pendidikan untuk mengambil spesialis. (OL-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Retno Hemawati
Berita Lainnya