Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
MEDIA massa konvensional diminta bersiap menghadapi era multiplatform. Mereka harus memanfaatkan sarana yang ada di dunia digital untuk merebut pembaca dan penonton.
"Harus menyesuaikan dengan perubahan zaman," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate saat membuka pelatihan penulisan opini di Kompleks Media Group, Kedoya Selatan, Jakarta Barat, Rabu (29/1).
Menurut dia, media cetak dan televisi secara bisnis memiliki ruang yang sempit, sedangkan dunia digital terus berkembang seiring kecepatan jaringan internet yang semakin tinggi.
Untuk itu, media harus mulai merambah dunia digital dengan menyediakan layanan multiplatform.
Baca juga: Guru Mesti Ubah Pola Pikir di Era Milenial
Johnny tidak menafikan bila media cetak masih punya segmen pasar tersendiri. Namun, Johnny menekankan media cetak harus kreatif untuk menjaga pembacanya.
Di sisi lain, Johnny memastikan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bakal terus memberangus hoaks di dunia digital. Pihaknya tak segan memblokir situs-situs yang menayangkan informasi yang menyesatkan.
"Blokir berarti sudah ada pelanggaran hukum," ujar Sekretaris Jenderal Partai NasDem itu.
Kemkominfo, kata dia, bakal terus memantau perkembangan isu yang ada di dunia digital. Pers pun diajak bersama-sama mengembangkan kualitasnya. (OL-1)
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat memimpin rapat uji publik Rancangan Peraturan Dewan Pers tentang Dana Jurnalisme.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) punya peta yang jelas di tengah tantangan komunikasi dunia.
Selain program pelatihan, Kementerian HAM juga akan menggelar kompetisi karya jurnalistik yang berfokus pada isu-isu hak asasi manusia.
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan pers harus menjaga kepercayaan publik di tengah disinformasi dan AI. Kolaborasi media, pemerintah, dan platform digital jadi kunci ruang informasi sehat.
Sepanjang 2025, isu kemerdekaan pers, profesionalisme jurnalistik, serta keberlanjutan ekonomi media menjadi tiga persoalan utama yang saling berkaitan.
Media massa bisa semakin berperan sebagai duta literasi keuangan untuk membantu meningkatkan literasi, inklusi, dan pelindungan konsumen secara langsung di masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved