Selasa 14 Januari 2020, 22:00 WIB

Respons Bencana Banjir dengan Platform Petabencana.id

MI | Humaniora
Respons Bencana Banjir dengan Platform Petabencana.id

ANTARA
Bencana banjir

 

SEBAGAI upaya meningkatkan kapasitas jajaran Pusdalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), telah dilaksanakan pelatihan pemanfaatan Petabencana.id untuk membantu respons bencana banjir di seluruh Indonesia.

Kepala Pusdalops BNPB, Bambang Surya Putra, mengatakan platform Petabencana.id ini sangat bermanfaat bagi pihaknya sendiri dan masyarakat luas untuk memantau serta mengetahui tentang kebencanaan di daerah. "Pada awalnya, Petabencana.id ini hanya untuk memantau banjir di Jakarta, dan sekarang telah dikembangkan di empat kota besar di Pulau Jawa, yaitu : DKI Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya," kata Bambang Selasa (14/1).

Dia meminta agar tim Pusdalops bisa memanfaatkan platform Petabencana.id ini untuk menjadi sumber masukan bahwa ada kejadian bencana di suatu daerah. Begitu juga sebagai kebutuhan informasi awal bagi tim Pusdalops BNPB untuk dapat menginformasikan terkait kejadian bencana tersebut ke BPBD dan TNI-Polri serta instansi terkait lainnya.

Dia menegaskan, Pusdalops BNPB ini sebagai mata dan telinganya Indonesia untuk kebencanaan sehingga harus memperkuat sensitivitasnya dalam merespons setiap kejadian bencana. Bahkan informasinya, Petabencana.id akan menjangkau seluruh wilayah di Indonesia dan go international. (Fer/H-1)

Baca Juga

ANTARA/Maulana Surya

DPR Usulkan Insentif Bagi Perusahaan Penyedia Vaksin Mandiri

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Senin 25 Januari 2021, 10:04 WIB
Vaksinasi mandiri akan membantu percepatan vaksinasi nasional mencapai 70% populasi. Beban keuangan negara juga bisa...
ANTARA/Fauzan

Ini Alasan Pemerintah Gunakan Genose C19 di Terminal dan Stasiun

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Senin 25 Januari 2021, 09:15 WIB
"Dengan GeNose, calon penumpang bus dan kereta api akan terbantu, mengingat tarif sekali tes hanya sekitar Rp20...
ANTARA/Fauzan

Penumpang Bus Bakal Diperiksa dengan GeNose C19

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Senin 25 Januari 2021, 08:19 WIB
Pemerintah sudah mengakui keakuratan GeNose C19 dalam memeriksa virus korona. Jika hasil positif maka penumpang bus diharamkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya