Rabu 18 Desember 2019, 15:36 WIB

Seratusan Jukung Kawal Bendera HKSN Lintasi Sungai Martapura

Denny Susanto | Humaniora
Seratusan Jukung Kawal Bendera HKSN Lintasi Sungai Martapura

MI/Denny Susanto
LKBS dari Kabupaten Banjar menuju Kota Banjarmasin melintasi Sungai Martapura.

 

Kegiatan Lintas Batas Kesetakawanan Sosial (LBKS) dalam rangkaian peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN), di Kalimantan Selatan telah memasuki etape di Kota Banjarmasin. Dari Kabupaten Banjar bendera pataka HKSN dikawal ratusan perahu (jukung) melintasi Sungai Martapura menuju perbatasan Kota Banjarmasin di Desa Murung Selong.
       
LKBS yang dimulai sejak 14 Desember lalu dari Kabupaten Tabalong kini tiba di Kota Banjarmasin, Rabu (18/12). Sedangkan puncak peringatan HKSN akan dilaksanakan pada 20 Desember di kompleks perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru.

Selain iring-iringan membawa bendera HKSN, LKBS juga ditandai dengan berbagai kegiatan dan aksi sosial. Setelah sebelum beragam kegiatan digelar di Kabupaten Banjar, LKBS bergerak menuju perbatasan Kota Banjarmasin di Desa Murung Selong.

Yang menarik LKBS dari Kabupaten Banjar yang dipimpin Wakil Bupati Banjar, Saidi Mansyur, berangkat melalui jalur sungai diiringi
ratusan perahu pedagang pasar terapung Lok Baintan. Selanjutnya pataka HKSN tersebut diserahkan kepada Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, dan dibawa hingga ke titik nol kilometer, Kota Banjarmasin.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kementrian Sosial RI, Harry Hikmat mengatakan, etape dari Kabupaten Banjar menuju Kota Banjarmasin merupakan etape yang luar biasa karena melalui jalur sungai. "Ini etape yang  luar biasa, unik dan menantang, karena melewati Sungai Martapura. Ini juga menunjukan bahwa kebersamaan masyarakat Kalsel begitu erat," ujarnya.

Sebanyak 170 jukung berpartisipasi dalam etape susur Sungai Martapura ini. "ini bisa menjadi inspirasi serta promosi bagi pemerintah daerah bahwa Kalsel memiliki destinasi petualangan yang sangat luar biasa dan unik. Karena menurut sejarah budaya sungai sudah berlangsung sejak lima abad lalu, di mana mereka hidup di sungai dan sungai menjadi jantung kehidupan mereka," tuturnya.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, mengungkapkan kegiatan LBKS di Desa Murung Selong ditandai dengan peresmian jalan titian kayu ulin
sepanjang 550 meter, toilet umum, dan memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga. "Kita juga menyerahkan bantuan sosial, sarana prasarana lingkungan serta 6 unit kunci untuk rumah hasil bedah rumah dan pembagian akta kelahiran gratis serta bantuan untuk penyandang disabilitas," ungkapnya.

Puncak HKSN tahun 2019 di Kota Banjarbaru yang akan dihadiri Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin. (DY/OL-10)

Baca Juga

Ilustrasi

Cegah Dampak Psikologis Penyebaran Covid-19 Meluas

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Januari 2021, 19:00 WIB
Indonesia berada di peringkat 19 dunia, peringkat 4 Asia dan tertinggi di Asia...
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Kasus Tembus 1 Juta, Menkes: Momen untuk Berduka dan Bekerja Keras

👤Antara 🕔Selasa 26 Januari 2021, 18:55 WIB
Hari ini, kasus COVID-19 di Indonesia telah mencapai satu juta kasus tepatnya 1.012.350 kasus, setelah jumlah orang yang tertular COVID-19...
MI/Andri W

Penerapan Prokes di Transposrtasi Umum Bakal Diperketat

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Januari 2021, 18:25 WIB
LAYANAN transportasi umum baik di darat, laut, dan udara dipastikan semakin memperketat protokol kesehatan untuk mencegah dan mengendalikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya