Senin 18 November 2019, 06:30 WIB

Rokok Elektrik Jadi Musuh Bersama Dunia

(Aiw/Ata/Ant/H-2) | Humaniora
Rokok Elektrik Jadi Musuh Bersama Dunia

(Photo by EVA HAMBACH / AFP)
ilustrasi seorang pria menghembuskan asap dari rokok elektronik

 

IKATAN Dokter Indonesia (IDI) meminta pemerintah bertindak cepat merilis kebijakan prokesehatan untuk melindungi rakyat Indonesia, salah satunya dengan melarang konsumsi rokok elektrik yang menjadi musuh bersama dunia saat ini. Ketua Umum IDI Daeng M Faqih menegaskan hal itu di Jakarta, kemarin.

"Vape tidak lebih ringan dari rokok, sama saja bahayanya dengan rokok. (Kandungan) nikotin ada, aerosol yang menyebabkan kanker dan lainnya ada semua. Jadi kalau dari bahaya gangguan kesehatan, sama saja," cetus Daeng.

Menurutnya, berkurangnya jumlah konsumen rokok biasa karena beralih pada rokok elektrik, bukanlah sebuah kemajuan. Raihan pemasukan negara dari cukai rokok dinilai hanya membawa banyak mudarat. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bahkan harus membayar Rp5,9 triliun akibat rokok. "Oleh karena itu, harus dipikirkan betul apakah memang seimbang antara persoalan ekonomi dan persoalan kesehatan."

Saat ini larangan rokok elektrik diberlakukan di banyak negara menyusul epidemi misterius kondisi paru-paru. Setidaknya, sudah 33 orang di 24 negara meninggal akibat vape. Amerika, India, Turki, dan Tiongkok melarang rokok elektrik bahkan sampai ke ranah penjualan daring.

Senada, Wakil Kepala Lembaga Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah FEB Universitas Indonesia (UI) Abdillah Ahsan menyatakan, jika didasarkan dampaknya terhadap perekonomian, cukai rokok elektrik juga tidak memberikan dampak yang besar terhadap penerimaan negara. "Vape ini memang banyak diimpor. Jadi, enggak banyak dampaknya," sahutnya.

Deputi Kesehatan Kemenko PMK Agus Suprapto menjelaskan, pemerintah berupaya merevisi PP No 109 Tahun 2012 untuk mempertegas larangan rokok elektrik di Tanah Air. "Ada tiga isu yang belum mencapai titik temu yang diangkat pada tingkat kemenko," ungkapnya. (Aiw/Ata/Ant/H-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Menkes: DKI Jakarta akan Jadi Pusat Medan Perang Melawan Omikron

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 17 Januari 2022, 08:00 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan DKI Jakarta akan menjadi episentrum medan perang melawan puncak gelombang...
Pexels

Ini Penjelasan di Balik Gejolak Emosi Remaja

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 17 Januari 2022, 07:30 WIB
Bagian otak prefrontal cortex belum berfungsi secara optimal saat usia remaja sehingga tidak mengherankan apabila perilaku dan keputusan...
AFP

Puncak Gelombang Omikron Diprediksi Terjadi Akhir Februari

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 17 Januari 2022, 06:00 WIB
Pemerintah memprediksi puncak gelombang omikron di Tanah Air akan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya