Rabu 03 Februari 2016, 13:07 WIB

Hadap Jokowi, Komnas PA Usulkan Kota Layak Anak

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Hadap Jokowi, Komnas PA Usulkan Kota Layak Anak

MI/ BARY FATHAHILAH

 

KOMISI Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengusulkan pembangunan kota layak anak di seluruh wilayah Indonesia.

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (3/2), mengatakan pihaknya mengusulkan konsep kota layak anak kepada Presiden.

"Kami sedang membangun jejaring untuk merintis semakin banyaknya kota layak anak di semua kabupaten kota di seluruh Indonesia," katanya.

Untuk kepentingan itu, pihaknya bekerja sama dengan sejumlah instansi terutama Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak.

Pada kesempatan itu, Presiden menerima Komnas PA di Istana Negara untuk membahas perihal kekerasan dan kejahatan seksual pada anak.

Arist menambahkan pihaknya mengusulkan kepada Presiden Jokowi terkait konsep pemberatan hukuman kebiri terhadap pelaku kejahatan seksual dan kekerasan kepada anak.

"Kita mengusulkan bahwa konsep pemberatan hukuman kebiri, Komnas PA setuju dan kita minta dukungan Presiden supaya tidak ditarik kembali," kata Arist.

Selain itu, kata dia, juga memasukkan kejahatan seksual dan kekerasan kepada anak dalam kategori extra ordinary crime dalam Perppu yang sedang dirancang.

Menurut dia, perspektif Komnas PA dalam berbagai kasus kekerasan terhadap anak adalah perspektif dari sisi korban.

"Perampasan kemerdekaan dan penghilangan paksa hak hidup dengan kejahatan seksual itulah yang ada pemberatan hukumannya sesuai dengan keputusan pengadilan, Presiden setuju sekali," katanya.

Ia menegaskan bahwa Presiden telah setuju untuk memasukan ke dalam pidana atas segala bentuk kekerasan terhadap anak yang merupakan kejahatan Hak Asasi Manusia (HAM) dan perampasan kehidupan anak serta penghilangan paksa hak hidup diawali kekerasan seksual dan penelantaran termasuk dalam "extra ordinary crime".

Presiden kata Arist, juga setuju dengan usulan Komnas PA untuk menggalang peran serta masyarakat dalam membentuk Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak agar ketika ada korban kekerasan bisa langsung dilaporkan. (Ant/OL-3)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/

1.926 Bencana Melanda Indonesia Dalam 6 Bulan Terakhir

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Kamis 30 Juni 2022, 20:50 WIB
Seluruh bencana mengakibatkan 100 orang meninggal. Sebanyak 2.416.259 orang menderita dan mengungsi, 685 orang luka-luka, dan 15 orang...
AFP/

Agen Perjalanan Ini Tawarkan Sejumlah Kemudahan untuk Umrah

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 20:35 WIB
Perusahaannya sangat memahami kebutuhan kaum muslim yang akan menjalankan...
Antara

Dua Faktor Ini Membedakan Subvarian BA.4 dan BA.5 dengan Varian Lain

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 30 Juni 2022, 20:14 WIB
Banyak mutasi virus yang menyebabkan tingkat keparahan tinggi. Namun, ada mutasi virus yang membuat penyakit lebih lemah, karena ketika...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya