Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA filantrofi dunia Dato' Sri Tahir dan Bill Gates gelar pertemuan tertutup di tengah perhelatan konferensi ke-6 Global Fund berlangsung di Lyon, Prancis pada 9-10 Oktober 2019. Pertemuan dilakukan Rabu sore (9/10) waktu setempat di Crowne Plaza, Lyon. Kedua milyader ini membahas bantuan untuk penderita HIV/AIDS, malaria, tuberkolosis (TBC) lewat Global Fund.
"Poin saya Global Fund bantu Indonesia," ujar Tahir di Lyon, Rabu (9/10).
Menurut Tahir, kerja sama Tahir Foundation dengan Bill dan Melinda Gates Foundation menjadi sebuah percontohan kerja sama antar anak bangsa yang positif dan produktif. Pola kerja samanya adalah ketika keduanya sepakat mengalokasikan dana sosial dengan nilai tertentu. Yakni 75 % dari proyek sosial tersebut untuk Indonesia.
Salah satu program yang digadang-gadang akan ditindaklanjuti adalah program keluarga berencana yang sukses diterapkan Bill and Melinda Gates Foundation di India, Pakistan dan Afrika.
Dalam konferensi Global Fund kali ini, donator individual terbesar dunia untuk Global Fund, Dato Sri Tahir juga menggelontorkan sebagian dari hartanya senilai US$30 juta atau sekitar Rp420 miliar ke Global Fund untuk memerangi HIV/AIDS, TBC, dan Malaria.
Dengan sumbangan ini menjadikan Tahir Foundation sebagai yayasan terbesar kedua setelah Bill & Melinda Gates Foundation. Di tahun 2018, program-program Global Fund di Indonesia telah membantu 108.000 orang untuk bisa mendapatkan pengobatan HIV, 440.000 orang pengobatan TBC, dan bantuan 86.500 kelambu.
baca juga: Ranitidine Ditarik, Ada Obat Pengganti untuk Atasi Asam Lambung
Berdasarkan data tersebut, sejak 2002 Global Fund telah menyelamatkan 32 juta jiwa di seluruh dunia.
"Komitmen yang dibuat hari ini akan memastikan bahwa program-program Global Fund terus membangun masa depan yang lebih sehat dan lebih produktif bagi masyarakat Indonesia dan jutaan orang lainnya di seluruh dunia," ujar Tahir. (OL-3)
PRESIDEN Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan tokoh filantropi dunia sekaligus pendiri Gates Foundation, Bill Gates, di New York, Amerika Serikat
Pada pertemuan itu Presiden Prabowo memberikan tanda kehormatan kepada Bill Gates atas perhatian besar yang selama ini diberikan kepada Indonesia.
Bill Gates berkomitmen menyumbangkan 99% kekayaannya senilai US$200 miliar untuk meningkatkan layanan kesehatan dan pendidikan di Afrika selama 20 tahun ke depan.
Usai pertemuan tersebut, eks calon Gubernur DKI di Pilkada 2024 lalu ini mengaku membahas soal kepemimpinan Jakarta di tangan Pramono dan Rano Karno.
BPOM berbicara soal peluang Indonesia mampu memproduksi vaksin tuberkulosis (TB) secara mandiri. Saat ini akan diuji klinis vaksin TB buatan M72 besutan pendiri Microsoft, Bill Gates.
KUMAN tuberkulosis (Tb) telah ditemukan sejak 1882, tetapi sampai kini penyakit itu masih menjadi masalah kesehatan penting di dunia dan di negara kita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved