Rabu 28 Agustus 2019, 19:47 WIB

Kurangi Impor Sampah, Pengelolaan Dalam Negeri Dioptimalkan

Dhika kusuma winata | Humaniora
Kurangi Impor Sampah, Pengelolaan Dalam Negeri Dioptimalkan

Hafidz Mubarak A
Rosa Vivien Ratnawati

 

POTENSI sampah di Tanah Air yang melimpah perlu dioptimalkan industri daur ulang agar tidak mengandalkan impor dan menimbulkan persoalan lingkungan baru.

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya Beracun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rosa Vivien Ratnawati menyatakan setengah kebutuhan sampah kertas dan plastik untuk daur ulang masih bergantung dari impor.

"Dari enam juta ton kebutuhan sampah untuk daur ulang sekitar tiga juta ton didapat dari impor. Artinya masih 50% impor. Potensi serapan dalam negeri sebenarnya masih bisa ditingkatkan," kata Rosa dihubungi Media Indonesia, Rabu (28/8).

Baca juga: Iptek Jadi Kebutuhan Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Ia mengatakan, salah satu tantangan untuk menyuplai industri ialah menyediakan bahan baku yang layak. Sampah yang ada memang tidak otomatis bisa menjadi bahan baku. Karena itu, pemilahan sampah pada sumbernya yakni di tingkat rumah tangga memang mendesak untuk digencarkan secara menyeluruh demi menciptakan ekonomi sirkular.

Ia mengatakan saat ini ribuan bank sampah yang tersedia sebagian besar sudah melakukan pemilahan dengan baik. Namun, budaya pemilahan sampah belum menyeluruh di tingkat rumah tangga. Ke depan ditargetkan Indonesia tidak perlu lagi mengimpor sampah dari luar.

"Pekerjaan rumah ke depan ialah mendayagunakan sampah di dalam negeri sebagai bahan baku industri. Kenapa masih impor itu kan karena bahan baku dari dalam negeri belum mencukupi. Dari sisi kami akan terus mendorong pemilahan sampah dari sumbernya agar bisa diserap industri," ujarnya. (OL-8)

Baca Juga

DOK Universitas Pancasila

Universitas Pancasila Gelar Wisuda secara Daring

👤Syarief Oebaidillah 🕔Sabtu 28 November 2020, 21:17 WIB
Universitas Pancasila hingga kini telah meluluskan 60.608 sumber daya manusia terdidik dari ahli madya, profesi, dan sarjana berbagai...
DOK. Denny JA

8 Serial Film Era Virus Korona Diluncurkan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 November 2020, 20:46 WIB
8 serial film Denny JA ini dibintangi artis dan aktor nasional papan atas, yaitu Christine Hakim, Reza Rahadian, Ine Febriyanti, Ruth...
Kagama

Kemendikbud Ingin Ubah Stigma Pendidikan Vokasi

👤Syarief Oebaidillah 🕔Sabtu 28 November 2020, 20:08 WIB
Stigma pendidikan vokasi yang masih dianggap pilihan kedua dan dipandang sebelah mata diharapkan bisa berubah. Memilih pendidikan hendaknya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya