Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI II Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho mengungkapkan salah satu tugas utama dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) adalah untuk menciptakan ekosistem riset bagi para peneliti.
"Gambaran besarnya BRIN nanti tugasnya menciptakan ekosistem riset. Ini terdiri dari setidaknya empat komponen, manusianya, uangnya, kelembagaannya dan tata kelolanya. Ini empat hal yang dikoordinasikan oleh BRIN," jelas Yanuar kepada Media Indonesia, Jumat malam (24/8).
Yanuar menjelaskan sebagaimana keinginan Presiden terkait SDM unggul Indonesia Maju serta pengelolaan talenta nasiona, di dalamnya termasuk talenta talenta peneliti dan ilmuan Indonesia. Salah satu caranya adalah memastikan agar para peneliti tersebut memiliki ruang dan mendapatkan sumber daya untuk melakukan penelitian.
Selain itu, BRIN juga tugasnya mencakup mengkoordinasikan agenda riset, penggunaan dana riset agar lebih efektif dan bermanfaat.
Yanuar menjelaskan dana riset sebetulnya cukup besar namun dampaknya dinilai tidak besar karena tersebar.
"Sekarang dengan dana riset yang dari Dipa yang cukup besar ditambah dengan inisiatif dana abadi penelitian kita harus mendorong se-efektif mungkin. Jadi peran BRIN nanti tujuannya adalah memastikan agar sumber daya itu terkelola dengan baik," tutur Yanuar.
Dalam kaitan kerangka landasan hukum Yanuar mengakui bahwa saat ini UU Sisnas Iptek memang belum ada aturan turunannya sehingga tidak bisa langsung dijalankan tanpa PP pelaksana, Perpres dan Permen.
Yanuar menyebutkan berdasarkan Centre for Innovation Policy and Governance (CIPG) menganalisis UU Sisnas Iptek terdapat 22 plus 3 topik yang harus menjadi perhatian melalui kerangka regulasi yang baru.
"Sekarang ini teman teman dari Kemenristek Dikti, Kementerian PAN RB, Bappenas dan Kementerian lainnya sedang mengkaji dan menyiapkan kerangka regulasi," jelas Yanuar.
Ia mengungkapkan belum mengetahui bentuk kelembagaannya seperti apa, apakah akan melebur lembaga riset atau membentuk badan sendiri. Hal tersebut masih dalam kajian oleh pemerintah.
Yanuar menjelaskan BRIN juga ditujukan untuk menjawab sejumlah masukan terkait dipandang belum fokusnya penelitian yang dilakukan selama ini. Padahal sebetulnya sudah ada fokusnya yakni prioritas riset naasional (PRN) dan Rancangan Induk Riset Nasional (RIRN) yang memang sudah berlandaskan Perpres.
Sehingga BRIN nantinya akan memastikan sumber daya yang dialokasikan negara itu digunakan sesuai dengan PRN dan juga RIRN. Risetnya menurut Yunarto nantinya akan industry oriented, sebab riset itu baru akan menjadi inovasi ketika dimanfaatkan industri. (OL-09)
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Penderita Restless Legs Syndrome (RLS) memiliki risiko lebih tinggi terkena Parkinson dibandingkan orang yang tidak mengalami gangguan tersebut.
Riset ini bertujuan memberikan panduan bagi elit politik sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai kompetensi pemimpin yang benar-benar dibutuhkan di Indonesia.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Penghargaan bagi peneliti muda menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Upaya peningkatan kualitas nutrisi masyarakat Indonesia terus diperkuat melalui riset dan publikasi ilmiah yang berkelanjutan.
LIMA mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) berhasil meraih prestasi gemilang di panggung dunia.
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved