Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Program Studi (prodi) Farmasi yang berada di bawah naungan Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan ini diresmikan pada 7 Agustus 2017. Peresmiannya disaksikan oleh perwakilan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Dekan Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Esa Unggul Dr Aprilita Rinayanti Eff, M BIOMED,Apt, menjelaskan bahwa Prodi Farmasi Esa Unggul memang program studi yang masih muda. Namun prodi ini telah memiliki kesiapan untuk mencetak para lulusan yang berjiwa Farmapreneurship. Hal ini dilakukan karena selama ini para lulusan Farmasi hanya dipandang sebagai lulusan yang akan bekerja di Apotek.
“Sesuai dengan jargon Esa Unggul yang memupuk para lulusannya untuk menjadi seorang Enterpreneur, di jurusan farmasi ini kami membekali para mahasiswa untuk mempelajari tentang enterpreneur di bidang Farmasi. Sehingga nantinya mereka setelah lulus bisa membuktikan bahwa lulusan farmasi bukan hanya bisa bekerja di Apotek saja namun juga bisa bekerja di segala bidang termasuk menjadi seorang Farmapreneur,” tutur Aprilita.
Untuk meningkatkan kualitas lulusan Farmasi, Aprilita pun menambahkan berbagai fasilitas yang sudah sangat mendukung. Yakni berupa laboratorium yang lengkap dan canggih serta kelas penunjang pengajaran. Hal ini pun dibarengi dengan peningkatan kualitas tenaga pengajar Program studi Farmasi.
Segala persiapan terkait Fasilitas dan SDM tenaga Pengajar Program studi Farmasi telah dipersiapkan sejak tahun 2015 lalu. “Farmasi Esa Unggul telah kami persiapkan sejak 2015 lalu jadi fasilitas dan kualitas dosen secara menyeluruh telah siap untuk melakukan kegiatan perkuliahan. Selain itu Prodi Farmasi ini pun dibawah pengampuan Farmasi UI, sehingga nantinya meskipun baru, kualitas lulusan kita dapat terjaga dengan baik di dunia kerja,” ujar Aprilita.
Dia pun berharap nantinya Farmasi Esa Unggul dapat memberikan kontribusi kepada perkembangan dunia obat-obatan di Indonesia lewat penelitian dan para lulusan yang berkualitas.
Peluang kerja yang tersedia untuk jurusan farmasi sangat menjanjikan, mengingat keahlian di bidang farmasi diharuskan memenuhi kriteria tertentu sehingga lulusannya pun banyak diserap oleh lapangan kerja. Bahkan ada beberapa mahasiswa terbaik yang sebelum lulus sudah dipesan oleh berbagai perusahaan farmasi.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh HESA, sebanyak 94% lulusan farmasi akan dengan cepat memperoleh pekerjaan. Prospek lulusan farmasi untuk mendapatkan lapangan pekerjaan sekaligus mengabdikan diri kepada masyarakat tidak sekedar pada satu tempat di apotek atau rumah sakit saja, tetapi sangat luas
“Ke depannya Farmasi Esa Unggul dapat membantu dan berkontribusi lebih banyak di dunia kefarmasian indonesia. Lewat berbagai penelitian yang akan kami lakukan di lab-lab kami dan mencetak lulusan yang berkualitas di dunia medis,” tutup Aprilita.
Menghadapi tahun ajaran baru yang akan segera dimulai pada September 2019, secara resmi Esa Unggul membuka pendaftran terakhir sampai dengan 31 Agustus 2019. Jurusan Farmasi Esa Unggul menjadi salah satu jurusan Unggulan yang di miliki Universitas Esa Unggul. (RO/OL-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved