Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

12.000 Pedagang Jamu Ikut Mudik Gratis Sido Muncul

Rosmery Sihombing
29/5/2019 20:35
12.000 Pedagang Jamu Ikut Mudik Gratis Sido Muncul
Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk Irwan Hidayat berangkatkan 12 ribu pemudik pedagang jamu se Jabodetabek(MI/Rosmery Sihombing)

SEBANYAK 12 ribu pemudik yang merupakan pedagang jamu se Jabodetabek ikut mudik gratis bersama Sido Muncul. Para pemudik tersebut akan diberangkatkan dengan 189 bus pada Kamis (30/5) menuju delapan kota, yakni Cirebon, Kuningan, Tegal, Banjanegara, Solo, Wonogiri, Yogyakarta, dan Gunung Kidul.

Sebanyak 114 bus diberangkatkan dari Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Sedangkan bus lainnya diberangkatkan dari Tangerang, Bogor, Sukabumi, Cikampek, dan Bandung.

"Untuk ke-30 kalinya mengadakan mudik gratis  adalah sebuah mujizat. Kami sangat bersyukur setiap tahun bisa memberikan mudik gratis kepada para pedagang jamu," ujar Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk Irwan Hidayat, Rabu (29/5) malam.

Menurutnya, sejak 1991 hingga saat ini, perusahaannya sudah memudikkan 360.400 orang ke kampung halaman mereka.

"Kami senang melihat antusiasme dan kebahagiaan para pemudik untuk pulang ke kampung. Namun, jumlah pemudik yang ikut tahun ini berkurang dibandingkan dengan tahun lalu. Sebabnya, ekonomi para pedagang jamu yang semakin membaik. Selain itu, saat ini semakin banyak perusahaan atau institusi yang juga menyelenggarakan mudik secara gratis," tambah Irwan.

 

Baca juga: Vox Point Indonesia Bangun Solidaritas Antarumat Beragama


Keberangkatan para pemudik dari Jakarta, lanjutnya, menurut rencana akan dilepas oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan MR Karliansyah, Wali Kota Jakarta Timur M Anwar, Keluarga Hatta, dan Direktur Jenderal Perhubuangan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi.

Lebih lanjut, Irwan mengatakan mudik gratis Sido Muncul pertama kali dilaksanakan di Lapangan Parkir Timur Senayan dengan menggunakan 17 bus diikuti 1.200 pedagang jamu. Namun, beberapa tahun terakhir, peserta mudik bukan cuma pedagang jamu, tetapi juga pedagang asongan dan pembantu rumah tangga.

Ide awal mudik gratis ini datang dari Jonathan Sofjan Hidajat, adik kandung Irwan. Selama tiga tahun 1991-1993 acara pelepasan pemudik diadakan secara sederhana.

"Baru sejak 1994, kami mulai menyelenggarakan secara terkonsep dan optimal dengan memberikan hiburan bagi para pemudik, mengundang pejabat untuk melepas serta mempublikasikan kegiatan mudik gratis ini," ujar Irwan lagi. (RO/OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya