Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Upaya Metro TV Pertemukan Karim dengan Panglima TNI

Ferdian Ananda Majni
05/5/2019 00:37
Upaya Metro TV Pertemukan Karim dengan Panglima TNI
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (tengah) dan Karim Mauloh alias Karim, 10.(Dok Mabes TNI)

SETELAH viral di media sosial, sosok Karim Mauloh alias Karim, 10, siswa kelas IV SD Master (Masjid Terminal), Jalan Raya Margonda, Pancoran Mas, Kota Depok berhasil bertemu dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Pasalnya, kegigihan bocah ini untuk menuntut ilmu karena ingin menjadi seorang prajurit TNI.

News anchor Metro TV Yohana Margaretha mengaku tergugah untuk memberitakan sosok Karim hingga akhirnya menginisiasi pertemuan Karim dengan Panglima TNI.

"Tim Metro TV melihat fenomena Karim di media sosial dan langsung menghubungi Panglima TNI. Saat itu Panglima TNI menyambut positif untuk melakukan pertemuan," kata Yohana, menceritakan ihwal pertemuan itu terjadi kepada Media Indonesia, Sabtu (4/5)

Ditemani tim Metro TV Jumat (3/5), kata Yohana, Karim diajak oleh bersama Panglima TNI untuk melihat secara langsung kegiatan prajurit TNI di Malang, Jawa Timur. Oleh karena itu, ia sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Panglima TNI terhadap bocah yang sedang berjuang untuk meraih cita-citanya.

"Misinya, kenapa tidak kita melakukan sedikit upaya itu, kita tersentuh dengan upaya perjuangan Karim dalam menempuh pendidikan, punya cita-cita besar dan semangat luar biasa," terangnya.

Yohana mengaku, alasan yang melatarbelakangi tim Metro TV mempertemukan Karim dengan Panglima TNI karena memang semangat juang yang diperlihatkan sosok Karim patut dicontoh generasi bangsa ini dan media punya peran menyebarkan informasi inspiratif tersebut.

"Kita yang punya akses selaku media, kita bisa menjadi faedah bagi masyarakat. Dan kami langsung menyampaikan kepada otoritas terkait. Puji Tuhan, yang sangat surprise. Respons Panglima TNI patut diapresiasi," lanjutnya.

Baca juga: Panglima TNI: Perbedaan Menjadi Kekuatan Bangsa

Dalam kesempatan itu, Yohana menjelaskan Panglima tidak menganggap remeh atau kecil perihal ini. Bisa jadi perkara ini bisa ditangani oleh stafnya namun keinginan sendiri bertemu Karim merupakan itikad baik untuk memupuk mimpi karim di masa depan. (X-15)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya