Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Pemetaan Bencana Update, tetapi Kesiagaan Masyarakat Minim

(Sru/H-2)
21/4/2019 22:40
Pemetaan Bencana Update, tetapi Kesiagaan Masyarakat Minim
Foto udara jalan yang tergenang banjir di Andir, Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Jawa Barat(ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

MENGINGAT banyak wilayah di Indonesia tergolong rentan bencana, sudah seharusnya masyarakat sadar akan risiko tersebut dan bersiaga menghadapinya. Kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci agar tidak jatuh banyak korban saat bencana terjadi.

“Saat terjadi bencana, sebenarnya lebih dari 90% pertolongan berasal dari masyarakat sendiri. Peran petugas hanya beberapa persen saja.

Jadi, kesadaran masyarakat sangat penting. Karena itu, mereka butuh edukasi yang tepat tentang risiko dan kesiapsiagaan menghadapi bencana,” ujar Kepala Badan Informasi Iklim Terapan Pusat Layanan Informasi Iklim Terapan Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Marjuki, di Jakarta, pekan lalu.

Menurutnya, permasalahan yang terjadi selama ini ialah minimnya edukasi masyarakat.

“Ini yang kami hadapi. Pemetaan potensi bencana di seluruh wilayah Indonesia sudah dilakukan dan update, tapi action-nya kurang.

Artinya, kita masih punya masalah literasi kesia­gaan. Masyarakat kita belum terbiasa dengan action saat diingatkan akan terjadi bencana,” cetusnya. (Sru/H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya