Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH memastikan pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap kedua periode 2019 akan dilaksanakan mulai awal April ini di seluruh Indonesia.
"Bantuan PKH tahap kedua disalurkan insya Allah awal April ini. Saya berpesan, mohon dana-nya digunakan sebaik-baiknya," tutur Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita saat melakukan sosialisasi bansos PKH dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) di Tangerang Selatan, Banten, Jumat (29/3).
Di hadapan 1.200 keluarga penerima manfaat (KPM) PKH dan BPNT, Mensos mengingatkan bahwa penggunaan dana bansos harus direncanakan dengan baik. "Mohon diingat ya, Ibu-Ibu, sebagaimana arahan dari Bapak Presiden Joko Widodo, uang PKH harus digunakan untuk sekolah dan peningkatan gizi anak-anak," pesannya.
Ia menambahkan PKH dan BPNT merupakan bentuk perhatian dari pemerintahan Presiden Jokowi. PKH dan bansos lainnya terbukti mengurangi angka kemiskinan.
Bansos PKH sebelumnya diberikan flat Rp1.890.000 per keluarga, tetapi tahun ini disesuaikan dengan beban dan kebutuhan keluarga. Adapun BPNT merupakan transformasi dari program bantuan beras (raskin/rastra). BPNT diberikan Rp110.000/bulan/keluarga untuk membeli kebutuhan pangan.
Meskipun ada bantuan, sambung Mensos, pihaknya juga tetap mendorong KPM untuk mandiri. Pada 2018, KPM yang mandiri ada 600 ribu. Tahun ini ditargetkan 900 ribu KPM bisa mandiri, keluar dari program PKH.
Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat menambahkan, sebelumnya bansos tahap pertama sudah tersalurkan. Untuk Banten, misalnya, bansos tahap satu totalnya Rp420,7 miliar. "Semua sudah tersalurkan dan diterima oleh ibu-ibu KPM," kata Harry. (Ind/H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved