Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Pemerintah Galakkan Pendidikan Jarak Jauh

Denny S
06/3/2019 11:30
Pemerintah Galakkan Pendidikan Jarak Jauh
(Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir -- ANTARA FOTO/Reno Esnir)

PEMERINTAH menggalakkan sistem pendidikan jarak jauh (distance learning) guna meningkatkan SDM dan memberikan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Hal ini diungkapkan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, saat meresmikan 12 gedung baru di lingkungan kampung Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Banjarmasin dan Banjarbaru, Selasa (5/3). 

"Kebijakan pemerintah adalah siswa tidak hanya putus sampai SMA tetapi harus melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi," tuturnya.

Pemerintah mendorong bagi yang mampu secara akademik untuk melanjutkan di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Ini menjadi hal yang penting. 

Menristekdikti, tegas Nasir, mengaku prihatin banyak masyarakat yang tak bisa melanjutkan pendidikan tinggi dipicu berbagai masalah seperti biaya serta jarak lokasi perguruan tinggi yang jauh.

Karena itu pemerintah menggalakkan sistem pendidikan yakni seleksi bagi yang mampu dan menerapkan sistem distance learning, atau pembelajaran jarak jauh. Jadi, mereka tak harus datang kampus namun pihak kampus menyediakan infrastruktur di daerah. 

Sejauh ini model e-Learning telah diterapkan sebagian besar perguruan tinggi di Pulau Jawa, dan sekarang ULM Banjarmasin bersama enam perguruan tinggi lainnya tergabung dalam program 7 in 1 menggelar kuliah dalam jaringan.

 

Baca juga: Siswa Salah Kaprah Soal UTBK

 

Sebanyak 12 gedung baru ULM Banjarmasin yang diresmikan merupakan bantuan dari Islamic Development Bank (IDB). Ada 10 gedung dibangun\ berarsitektur modern dengan sentuhan budaya Banjar di l kampus ULM Banjarmasin. Sementara dua gedung baru lainnya berada di kampus ULM Banjarbaru.

"Sebanyak 12 gedung baru ULM merupakan bentuk dukungan pemerintah dan Presiden Jokowi. Ini merupakan lompatan besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan, khususnya Kalimantan Selatan," ujar Mohamad Nasir.

Rektor ULM, Sutarto Hadi, Rabu (6/3) bersyukur 12 gedung baru yang berdiri di atas lahan seluas 29.000 meter persegi telah diresmikan Menristekdikti Mohamad Nasir. 

Dengan adanya 12 gedung baru, Sutarto berharap bisa lebih banyak menampung mahasiswa dan kualitas pembelajaran makin meningkat, seiring itu pula akreditasi ULM meningkat. ULM kini telah memiliki 21 prodi berakreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

ULM sendiri masih menunggu penetapan sebagai kampus akreditasi A. Sutarto menilai pembangunan pendidikan tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tapi sudah menyebar ke seluruh Indonesia. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya