Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Waspadai Curah Hujan Tinggi Akhir Februari

Sri Utami
25/2/2019 19:00
Waspadai Curah Hujan Tinggi Akhir Februari
(MI/Susanto)

PENINGKATAN curah hujan diprediksi akan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya sirkulasi siklonik (pusaran angin) di sekitar wilayah Sumatra dan sirkulasi tertutup di Kalimantan Barat dan Selat Makasar.

Kondisi tersebut kemudian membentuk belokan dan pertemuan angin yang menyebabkan massa udara cenderung terkonsentrasi di wilayah tersebut. Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mulyono R Prabowo mengatakan udara yang relatif lebih lembap mendukung pertumbuhan awan hujan dengan intensitas tinggi.

Keadaan itu diperkirakan akan berlangsung hingga tiga hari ke depan. "Selanjutnya aktivitas sirkulasi ini akan menurun dan digantikan dengan area pertemuan atau belokan angin yang memanjang dari wilayah Sumatera hingga Jawa yang terbentuk karena sirkulasi siklonik di wilayah Australia bagian Utara. Ini juga akan mendukung pertumbuhan awan," imbuh Prabowo, saat dihubungi, Senin (25/2)

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan, hujan lebat disertai angin dan petir akan melanda kawasan daerah sebagian Sumatra, Banten, DKI Jakarta, Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Papua dan Papua Barat.

"Diperkirakan ini akan terjadi 26-28 Februari. Sebelumnya juga sudah kami prediksi hujan serupa juga melanda wilayah ini," tuturnya.

BMKG juga memperkirakan potensi gelombang tinggi terjadi di beberapa perairan laut. Gelombang setinggi 2,5 meter hingga 4,0 meter diperkirakan terjadi di Samudra Hindia Selatan Jawa Barat hingga Jawa Timur, Perairan Bitung, Perairan Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.

Selain itu, gelombang tinggi hingga 4 meter berpotensi timbul di Perairan Utara Halmahera, Laut Halmahera, Laut Maluku bagian Utara, Perairan Raja Ampat- Sorong, Perairan Manokwari, Samudera Pasifik Utara Halmahera hingga Papua, Perairan Utara Biak dan Perairan Utara Jayapura Sarmi.

"Masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak lanjutan yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," tandas Prabowo. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya