Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Curah Hujan Meningkat, Waspadai Potensi Bencana

Indriyani Astuti
17/1/2019 11:30
Curah Hujan Meningkat, Waspadai Potensi Bencana
(ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat mewaspadai potensi bencana yang terjadi akibat meningkatnya intensitas curah hujan selama satu pekan mendatang.

Deputi Bidang Meteorologi Mulyono R Prabowo mengatakan curah hujan dapat menimbulkan bencana hidrometerologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

Analisa BMKG mengindetifikasi adanya massa udara dingin dari Asia menjalar masuk ke wilayah Selat Karimata, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Lalu, adanya massa udara basah dari Samudra Hindia memasuki perairan Barat Bengkulu, Selat Sunda, Lampung, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat hingga Nusa Tenggara Timur.

Selain itu, pusat tekanan rendah di Samudra Hindia Selatan Jawa dan beberapa sirkulasi angin dapat membentuk pola area pertemuan angin yang memanjang dari wilayah perairan barat Sumatera, Jawa hingga Laut Banda.

Baca juga: Perubahan Iklim Integral dalam Mitigasi

"Area pertemuan angin ini juga akan mendukung pertumbuhan awan hujan yang signifikan," ujar Mulyono melalui siaran pers, Kamis (16/1).

Pola angin barat mengindikasikan saat ini wilayah Indonesia memasuki puncak musim hujan.

Kondisi tersebut, imbuhnya,  dapat menyebabkan terjadinya potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dalam periode beberapa hari ke depan di sekitar wilayah Indonesia, antara lain Riau, Kep. Riau, Sumatera Barat,Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, hingga Papua.

Selain itu, potensi gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter diperkirakan dapat terjadi di sejumlah perairan di Indonesia. Masyarakat diimbau berhati-hati. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya