Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Seluruh Gubernur Diinstruksikan Cegah Karhutla

Dhika Kusuma Winata
10/1/2019 19:30
Seluruh Gubernur Diinstruksikan Cegah Karhutla
(MI/ROMMY PUJIANTO)

MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyurati seluruh gubernur di Tanah Air untuk intensif melakukan pencegahan dan antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Para gubernur diimbau untuk mengambil langkah-langkah yang tepat dan melaporkan karhutla serta potensi kekeringan yang terjadi.

“Intensifkan kegiatan pengendalian karhutla dengan mengutamakan kegiatan pencegahan melalui pengecekan titik panas, sosialisasi, patroli intensif, menggerakkan posko yang dibentuk, mengkoordinasi seluruh potensi daerah, dan meningkatkan koordinasi para pihak," tutur Siti di Jakarta, Kamis (10/1).

Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi musim kemarau 2019 akan dipengaruhi fenomena El Nino. Hal itu mempengaruhi peningkatan potensi karhutla. Karena itu, kata Siti, kewaspadaan dan kesiapsiagaan para pihak perlu lebih ditingkatkan.

Siti juga mengingatkan, isu karhutla dipantau secara langsung presiden dan menjadi perhatian dunia internasional. Di awal tahun ini, karhutla mulai terjadi di beberapa wilayah seperti di Riau, namun dapat segera dipadamkan. Manggala Agni bersama-sama dengan TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat juga terus mengupayakan upaya pencegahan di lapangan.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Raffles Panjaitan menyampaikan bahwa upaya pencegahan tetap menjadi prioritas dalam pengendalian karhutla. Keberhasilan upaya pencegahan diharapkan mampu mengurangi kebakaran yang terjadi.

"Respons cepat terhadap pantauan titik panas melalui pengecekan lapangan dan juga pemadaman dini akan mencegah meluasnya kebakaran yang berdampak timbulnya asap," tambah Raffles.

Sementara itu, pantauan hotspot per Rabu (9/1) berdasarkan satelit NOAA menunjukkan tidak terpantau adanya titik panas di wilayah Indonesia. Sedangkan berdasarkan satelit TERRA AQUA (NASA) terpantau tiga titik panas di Sulawesi Utara. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya