Harumkan Bangsa, Pelajar Indonesia Dulang Medali Emas di Korea dan Malaysia
Syarief Oebaidillah
13/12/2015 00:00
()
Pelajar SMP Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa pada kancah kompetisi sains dan olahraga internasional dengan mendulang sejumlah medali emas.
Prestasi tersebut berhasil diukir pada Kompetisi Olimpiade Sains Junior Internasional atau International Junior Science Olympiad (IJSO) ke 12 di Daegu ,Korea Selatan, tanggal 2- 11 Desember 2015 dengan meraih 12 medali yakni 2 emas,8 perak dan 2 perunggu.
Berikutnya, tim pelajar SMP Indonesia bidang olahraga catur mencetak 3 medali emas pada even the 7th Penang Heritage City Indonesian Open 2015 di Penang, Malayasia pada 7 - 12 Desember 2015.
Selain itu, pada Olimpiade Matematika Internasional atau International Teenagers Mathematics Olympiad (ITMO) di Kedah, Malaysia tanggal 10-13 Desember 2015 menyabet 5 emas.
Direktur pembinaan SMP Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Menengah (Ditjen Dikdasmen) Kemendikbud,Supriano yang menyambut kedatangan n pelajar SMP di Bandara Soeta,Tangerang, Banten, mengaku bangga atas prestasi pelajar SMP Indonesia tersebut.
"Saya mewakili Kemendikbud menyatakan apresiasi yang tinggi ini juga membuktikan pelajar SMP Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional sekaligus mengharumkan bangsa Indonesia," kata Supriano yang menyambut kedatangan delegasi tim IJSO dan tim catur secara terpisah di Bandara Soeta, hari ini.
Sedangkan delegasi ITMO dijadwalkan tiba di Jakarta, Senin (14/12)
Dalam even IJSO, Indonesia menurunkan 2 tim terdiri 6 leader, 12 siswa dan 2 pendukung teknis untuk berkompetisi.
Dikatakan, Indonesia merupakan salah satu negara penggagas berdirinya IJSO pada tahun 2004.
Dengan prestasi ini menutup akhir tahun 2015 bagi Direktorat Pembinaan SMP Ditjen Dikdasmen Kemendikbud menjadi prestasi tambahan karena semua siswa membawa pulang medali.
"Alhamdulillah, bendera kebangsaan kita Merah Putih dikibarkan beberapa kali hingga akhirnya medali emas dapat dibawa pulang oleh Hilya Nadhira Imam, SMPI Al Azhar 8, Kota Bekasi – Provinsi Jawa Barat dan Ivander Jonathan Marella Waskito, SMP Mawar Sharon Christian School, Kota Surabaya – Provinsi Jawa Timur," ungkap Supriano dengan nada gembira dan bangga.
Dijelaskan tahun 2015 ini perjuangan tim Indonesia cukup berat terutama dalam mengungguli negara tuan rumah maupun negara peringkat teratas di IJSO tahun 2014. Medali yang diperebutkan sebanyak 25 medali emas, 50 medali perak dan 77 medali perunggu.
IJSO di Korea Selatan ini diikuti 249 siswa dari 40 negara.
Tim Pembina IJSO Indonesia Ridwan menambahkan kompetisi IJSO tahun ini tes meliputi tes teori, tes pilihan ganda (MCQ/Multiple Choice Question) dan tes praktikum pada tiga bidang yakni Fisika, Biologi dan Kimia.
Catur
Untuk catur tiga medali emas disabet Muhammad Khairul Umam sebagai juara 1 kategori Champion, Syiffa Akiyya Sari kategori the Best 14 tahun dan Evi Yuli Ana kategori the Best Lady.
"Ini merupakan peningkatan prestasi dari tahun sebelumnya," kata Supriano.
Dikatakan, Kemendikbud mengirim enam siswa ke Penang, Malaysia. Mereka merupakan peraih medalin pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tahun 2015 yakni Muhammad Khoirul Umam, pelajar SMPN 1 Kembangbahuâ,“Jawa Timur, Evi Yuli Ana (SMPN 32 Semarang, Jawa Tengah), Muhammad Sultan (SMPN 4 Balikpapan, Kalimantan Timur), Syifa Akiyya Sari (SMPN 3 Sleman, DI Yogyakarta), Alberto Pramana Martin Silaen (SMPN 7 Bandung Jawa Barat), dan Gracelia Paramesthi Samekto (SMPN 1 Kuta Utara, Bali).
Mereka mendapat pembekalan tim Percasi di Jakarta yang diketuai Hendry Jamal.
Turnamen Penang ini diikuti 11 negara antara lain Malaysia, Amerika Serikat, Korea Selatan, Singapura, Sri Lanka, Filipina, Inggris, Prancis, India, Australia dan Indonesia dengan jumlah peserta sebanyak 190 orang. Sistem pertandingan yang digunakan adalah Sistem Swiss 9 babak, catur standar atau classic.
Hendry Jamal menambahkan peraih juara 1 Champion Muhammad Khairul Umam merupakan siswa yang diikuti di turnamen ini dengan ELO ratting dan tidak punya gelar namun mampu mengalahkan lawannya yang memiliki gelar internasional dengan rating rata-rata 1900 - 2000.
"Di turnamen ini Khairul Umam mengalahkan enam pecatur bergelar internasional dan ber ELO ratting Internasional antara lain Singapura, India, Malayasia, Pakistan, Philipines dan Rusia," kata Hendry Jamal.
Sedangkan 5 medali emas tim pelajar SMP pada kompetisi ITMO kategori individual diraih Claudeon Reinard, Hardyanshel K ,Irfan Urane Aziz dan Valentino Dante serta kategori Group oleh tim C pelajar Indonesia.