Jumat 21 Desember 2018, 15:30 WIB

RAPP Ajak Anak Jaga Hutan Lewat Komik

Denny Parsaulian Sinaga | Humaniora
RAPP Ajak Anak Jaga Hutan Lewat Komik

Ist

 

LEWAT Komik Bunga dan Alam, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menyampaikan pentingnya menjaga lingkungan dengan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan kepada anak-anak.

Komik ini bagian dari program Fire Aware Community (FAC) Goes to School yang digagas RAPP. FAC juga masuk dalam institusi agama.

Dalam praktiknya, FAC merupakan komunitas yang dibentuk untuk mewujudkan Free Fire Village Program atau Program Desa Bebas Api.

Free Fire Village Program Manager RAPP, Sailal Arimi, mengatakan, komik ini sudah dicetak sebanyak 10.000 eksemplar. Komik setebal 12 halaman ini telah disebarkan di 188 sekolah dan 25 rumah baca di Provinsi Aceh, Riau, dan Papua.

"Untuk pembuatannya, RAPP dibantu Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan Badqn Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau," jelas Sailal di sela-sela Media Gathering di Kota Batu, Jawa Timur, Jumat (21/12).

Baca Juga: Cegah Karhutla, Sumsel Buat 277 Sumur Bor

Lewat komik ini, tambah Sailal, RAPP ingin memberikan pengetahuan kepada anak-anak tentang informasi pembakaran hutan dan lahan secara sengaja.

“Jadi kami berharap ketika anak-anak ini sudah dewasa, dia paham bahwa membuka lahan dengan cara membakar itu salah,” ujarnya.

Acara media gathering yang diikuti 20 jurnalis media Riau dan 10 jurnalis asal Jakarta resmi ditutup Jumat. Sebelumnya, acara yang mengambil tempat di Amarta Hills, Batu, itu dibuka Rabu (19/12) oleh Corporate Affairs Director April Group Agung Laksamana, Direktur Restorasi Ekosistem Riau Nyoman Iswarayoga dan Country Head PT RAPP Susie Susanto.

Dalam sambutannya, Agung menyakini sistem manajemen proses, produk yang baik adalah solusi baik bagi perusahaan, masyarakat, negara, dan bisnis secara keseluruhan.

Hadir juga Staf Khusus Presiden RI Adita Irawati. Dalam paparannya, Adita mengatakan siapapun mesti menyesuaikan diri di era Industri 4.0 saat ini.

"Sekarang ini era Artifisial Intelligence vs Human. Konsekuensinya, manusia harus berubah atau berkawan. Siapa paling bisa beradaptasi dia lah yang bertahan," kata Adita.(OL-5)

 

Baca Juga

Ist/DPR

Puan Minta Pencabutan PPKM Harus Miliki Strategi Matang

👤┬áSri Utami 🕔Rabu 25 Mei 2022, 14:18 WIB
Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah memertimbangkan rencana pencabutan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat...
MI/ADAM DWI

Jamaah Calon Haji di atas 65 Tahun yang Tidak Bisa Berangkat Jangan Tarik Setoran Awal

👤Mediaindonesia 🕔Rabu 25 Mei 2022, 14:16 WIB
Karena masih ada harapan tahun depan penyelenggaraan haji bisa kembali normal tanpa ada batasan...
Antara

Jokowi: Perlu Komitmen Global untuk Mitigasi Bencana dan Perubahan Iklim

👤Indriyani Astuti 🕔Rabu 25 Mei 2022, 14:14 WIB
Sebagai tuan rumah GPDRR 2022, Indonesia siap berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai mitigasi bencana, sekaligus belajar dari negara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya