Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH terus berupaya menangani masalah stunting yang dialami anak-anak Indonesia. Upaya itu terbukti berhasil setelah angka stunting berhasil ditekan.
Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Inas Zubir, menyebut serangan kubu Prabowo yang menyebut angka stunting di era Jokowi sangat tinggi tidaklah tepat.
"Setelah keselek saat berdebat soal stunting dengan kubu Prabowo, saya mencari data mengenai kondisi stunting di Indonesia di era Presiden SBY dan presiden Jokowi," ungkap Inas.
Hasilnya, imbuh dia, berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) 2018 yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan ditemukan bahwa terjadi penurunan angka stunting sebesar 6,4% dari era SBY dengan era Jokowi.
Baca juga: Tenaga Kesehatan Dijamin Mampu Ikut Cegah Stunting
"Angka stunting turun dari 37,2% pada 2013 menjadi hanya 30,8% pada 2019," tegasnya.
Stunting merupakan gangguan pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi berkepanjangan. Stunting membuat anak bertubuh pendek dan tingkat kecerdasannya kurang jika dibandingkan dengan anak sebaya yang normal.
Banyak faktor penyebab stunting. Di antaranya, praktik pengasuhan yang kurang baik, terbatasnya layanan kesehatan, kurangnya akses ke makanan bergizi, serta kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved