Senin 14 September 2015, 00:00 WIB

Kampus Dibekukan, IKIP Budi Utomo tetap Gelar Wisuda

Bagus Suryo | Humaniora
Kampus Dibekukan, IKIP Budi Utomo tetap Gelar Wisuda

Unjuk rasa mahasiswa menuntut klarifikasi dan keabsahan ijazah mereka di depan kantor rektorat IKIP Budi Utomo, Malang, Jawa Timur, Senin (8/6/2015) ANTARA/Ari Bowo Sucipto

 
IKIP Budi Utomo, Kota Malang, Jawa Timur, mewisuda 2.219 sarjana pascapembekuan kampus setempat pada awal Juli lalu. Ijazah sarjana kampus dibekukan itu dianggap sah.

"Momen ini sebenarnya sekaligus sebagai penjelasan bahwa status nonaktif dari Kemenriatek Dikti tidak berpengaruh terhadap kegiatan pembelajaran serta wisuda," tegas Rektor IKIP Budi Utomo Nurcholis Sunuyeko kepada Media Indonesia, Senin (14/9).

Ia menjelaskan wisuda merupakan bukti bahwa status nonaktif selama ini tidak berpengaruh pada status mahasiswa. Sebab, mereka sudah tercatat dalam pusat data perguruan tinggi.

Memang, lanjutnya, dampak dari rasio jumlah mahasiswa dan dosen yang dianggap tidak ideal berbuntut moratorium (penghentian sementara) menerima mahasiswa baru tahun ajaran 2015/2016.

Akan tetapi banyak calon mahasiswa tetap menunggu untuk kuliah di kampus setempat kendati mereka harus kuliah tahun depan.

"Kami telah menerima ribuan calon mahasiswa. Setelah status nonaktif, mereka sudah diberikan informasi yang intinya belum bisa diterima untuk tahun ajaran 2015," katanya.

Hanya saja, katanya, banyak yang tetap menunggu tahun depan. "Sikap calon mahasiswa yang masuk waiting list itu bakal diprioritaskan termasuk akan diberikan beasiswa khusus," ujarnya.

Sedangkan calon mahasiswa yang terlanjur mendaftarkan diri dan berkeinginan pindah ke kampus lain, pihaknya mempersilahkan dengan senang hati. Bahkan, dana yang terlanjur disetorkan juga akan dikembalikan utuh atau tanpa potongan.

"Silahkan mengambil dana yang terlanjur disetorkan itu di biro administrasi dan keuangan selambatnya 30 September 2015," tukasnya.

Ia mengungkapkan status nonaktif yang disandang IKIP Budi Utomo sejak Juli juga tidak berpengaruh pada keabsahan ijazah. Pasalnya gelar sarjana lulusan kampus itu tetap sah. Wisudawan berhak menerima gelar sarjana pendidikan.(Q-1)




Baca Juga

Ist/Hotel Sahid Jaya Solo

Rutin Tiap 3 Bulan, Hotel Sahid Jaya Solo Gelar Donor Darah 

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 27 Januari 2022, 17:53 WIB
Hotel Sahid Jaya Solo kembali menggelar aksi sosial berupa donor darah sebagai salah satu realisasi program Corporate Social Responcibility...
Antara/Mohamad Hamzah.

Hindari Empat Terlalu untuk Cegah Stunting

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 27 Januari 2022, 16:50 WIB
Dua telalu terkait dengan usia, hindari kelahiran pada ibu yang terlalu muda atau terlalu tua. Usia ideal ibu melahirkan pada rentang 21-35...
MI/RAMDANI

Adu Kemampuan Meracik Kopi dalam Kompetisi Barista

👤Ihfa Firdausya 🕔Kamis 27 Januari 2022, 16:44 WIB
Biji kopi yang harus diolah pun berbeda pada tiap sesinya, yakni kopi dari berbagai daerah di Indonesia, dengan proses pascapanen yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya