Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi peran pemda Provinsi Kalimantan Tengah dan Kabupaten Gunung Mas yang merelokasi warga pasca bencana banjir dengan membangun rumah layak huni.
"Kami mengapreasiasi pemda provinsi dan kabupaten yang telah merelokasi warga pasca bencana banjir dengan merelokasi dan membangun rumah layak huni," ujar Mensos melalui rilis yang diterima Media Indonesia, Kami (27/8).
Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan Rp15 juta dan pemda menambah dari APBD Rp15 juta untuk Bahan Bangunan Rumah (BBR), serta ditambah dari potensi Public Private Partnership.
"Ada sharing budgeting dari Kemensos dan pemda, sehingga terkumpul Rp 30 juta, dan sisanya dari potensi Public Private Partnership yang begitu besar," katanya.
Pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu) menjadi layak huni, tidak hanya dilakukan pascabencana. Melainkan sudah menjadi bagian dari program pemberdayaan sosial Kemensos di berbagai daerah. "Termasuk kamar lanjut usia (lansia)," katanya.
Adanya komunikasi dan sinergitas dari pemda, dunia usaha dan Public Private Partnership menjadikan pelayanan bisa dimaksimalkan. Sehingga, bisa tahu kebutuhan di tempat relokasi seperti untuk alat-alat evakuasi.
Pada APBN 2016 dana yang akan ditransfer ke daerah lebih besar daripada belanja dari kementerian/lembaga. Hal itu, menjadi tantangan pemda agar lebih meningkatkan layanan lebih baik terhadap masyarakat.
Selain itu, kementerian yang juga memberikan stimulus penguatan ekonomi keluarga melalui program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).
"Keluarga yang mendapatkan rutilahu, bisa dilanjutkan dengan intervensi program KUBE yang berbasis kelompok atau UEP berbasis personal," katanya.
Dalam lima tahun ke depan, keluarga yang mendapatkan intervensi rutilahu dan KUBE atau UEP, dari warga tidak mampu tersebut ditargetkan bisa mandiri, baik secara sosial maupun secara ekonomi.
"Lima tahun ke depan warga penerima rulitahu, KUBE dan UEP bisa diwisuda menjadi keluarga mandiri secara sosial dan ekonomi," katanya.(Q-1)
KEMENTERIAN Sosial menyalurkan bantuan logistik sekaligus melakukan pendataan korban terdampak bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Kementerian Sosial akan menyalurkan bantuan usaha sebesar Rp5 juta per keluarga terdampak bencana. Bantuan ini disalurkan melalui Pokja Pemberdayaan Pasca Bencana.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan BNPB, TNI, Polri, BPBD dan Pemda terus mempercepat upaya distribusi bufferstock logistik,
SEKRETARIS Jenderal Kemensos Robben Rico mengatakan penerima BLT kesra sudah 85 persen dari target, sedangkan Menko Airlangga mengatakan sudah 26,2 juta orang menerima bantuan itu dari 35 juta
Kementerian Sosial memberikan atensi khusus terhadap penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, terutama di wilayah yang masih terisolasi seperti Aceh Tamiang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved