Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI kayu Kalimantan yang umumnya jenis-jenis dipterokarpa, kayu tanaman meranti ialah salah satu yang populer dan paling banyak digunakan untuk konstruksi bangunan. Kesuksesan menciptakan hutan meranti di dataran tinggi di Bogor, dinilai akan turut membawa nilai ekonomis yang tinggi ke Jawa Barat.
"Kayu meranti ini merupakan kayu pertukangan. Sebanyak 80 persen rumah-rumah di Pulau Jawa, masih menggunakan kayu meranti. Dan hingga saat ini meranti menguasai 70 persen perdagangan global," ungkap Atok Subiakto, Peneliti Madya dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan, KLHK di lokasi yang sama.
Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDAS-HL), Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan, berhasil membangun hutan tanaman di dataran tinggi Gunung Dahu, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
Pada lahan seluas 170 hektare dari total 250 hektare di lereng dari Gunung Salak itu, tumbuh subur tanaman Meranti. Keberhasilan menanam atau membudidayakan meranti, di luar habitatnya di Kalimantan itu, diklaim menjadi yang pertama di Indonesia.
Usaha kawasan hutan di Jawa Barat dan Banten oleh Perum Perhutani, saat ini, masih mengandalkan jati dan jenis alam lainnya. Sementara kondisi ekologi Jawa Barat dan Banten dengan curah hujan tinggi dinilai lebih sesuai untuk jenis meranti.
Oleh sebab itu, lanjut Atok, usaha meranti di Jawa Barat dan Banten dinilai akan lebih mendatangkan keuntungan dibandingkan dengan usaha jati. "Atas dasar pertimbangan tersebut, kami merekomendasikan agar hutan tanaman meranti dapat segera dibangun di Jawa Barat dan Banten," tegasnya.
Tapi tidak seperti jati dan mahoni yang kayunya diperoleh dari hutan tanaman, kayu Kalimantan--seperti kruing, kapur, dan meranti ini masih dipanen dari hutan alam. Pemanenan hutan alam yang tidak mengindahkan azas kelestarian menyebabkan keberadaan hutan alam. Termasuk taman nasional yang semakin terancam.
Oleh karena itu, menurutnya, sudah saatnya membangun hutan tanaman, salah satunya meranti. Dengan membangun hutan tanaman, akan mengurangi ketergantungan pada hutan alam.
"Ketergantungan akan hutan alam berkurang, jika paling tidak kita punya 5 hektare hutan tanaman. Itu idealnya. Saat ini hutan akasia hanya 3 hektare, berarti masih ada 2 hektare lagi. Dan bisa dengan hutan tanaman meranti. Kita alihkan sumber kayu Kalimantan dari hutan alam ke hutan tanaman," pungkasnya. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved