Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Duh, Sampah Jejali Jembatan Pasar Minggu-Condet

Putri Rosmalia Octaviyani
03/5/2018 14:35
Duh, Sampah Jejali Jembatan Pasar Minggu-Condet
(Ist)

KESADARAN warga ibu kota untuk membuang sampah pada tempatnya masih rendah. Hal itu salah satunya terlihat dari tumpukan sampah yang terus muncul di atas jembatan gantung Sungai Ciliwung yang jadi penghubung wilayah Kampung Jawa, Pejaten Timur, dan wilayah Balekambang, Kramat Jati.

Di atas jembatan yang menjadi jalan pintas favorit warga di jam sibuk tersebut, plastik-plastik besar berisi sampah terus bermunculan setiap hari. Sibuknya arus lalu lalang motor di jembatan tersebut membuat warga sekitar tidak tahu dengan pasti siapa dan kapan orang-orang membuang sampah di sana.

"Saya kurang tahu, soalnya ramai yang lewat bolak-balik," ujar Yanti, warga Balekambang yang rumahnya berjarak sekitar 50 meter dari jembatan.

Ia mengatakan, berdasarkan isu yang beredar, sempat ada yang mengatakan jika terkadang ada pemulung yang sengaja meninggalkan sampah di atas jembatan pada malam hari. Padahal, mereka merupakan pemulung yang dibayar warga untuk mengangkut sampah dan dibuang ke tempat pembuangan sampah di Pasar Minggu.

"Iya kayaknya sering juga saya lihat ada warga buang sampah di Kali Ciliwung, padahal di sini rawan banjir," ujar Yanti.

Seperti diketahui, pada bulan Januari lalu, wilayah Balekambang merupakan salah satu yang terdampak banjir parah akibat meluapnya debit air Katulampa. Beberapa rumah terendam dengan kedalaman 2 meter. Pada saat itu, ketika banjir surut, berton-ton sampah menumpuk di sekitar rumah warga hingga membutuhkan waktu lebih dari seminggu bagi dinas kebersihan menuntaskan pengangkutan sampah tersebut. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya