Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan sebagian wilayah Indonesia akan mengalami cuaca buruk akibat datangnya siklon tropis Flamboyan. Hujan deras, angin kencang, angin puting beliung, dan gelombang laut tinggi masih akan dirasakan hingga beberapa hari ke depan.
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengatakan siklon Flamboyan mulai terpantau kehadirannya sejak Sabtu (28/4), pukul 19.00 WIB. Wilayah kemunculannya ialah di Samudra Hindia dan sekitar 1.345 km di barat daya Pulau Enggano yang juga berjarak 1.410 km di barat daya Bengkulu.
Saat ini pergerakan siklon mengarah ke arah barat dan barat daya menjauhi Indonesia, dengan kecepatan angin pasat di area yang dilintasi rata-rata 65 km per jam atau 35 knot. "Siklon tersebut masih memiliki kecenderungan peningkatan intensitas. Kecepatan angin akan bisa mencapai maksimal 85 km per jam atau 45 knot," ujar Dwikorita dalam jumpa pers di Kantor BMKG, Jakarta, kemarin.
Ia juga menambahkan, selain dibayangi cuaca buruk akibat siklon Flamboyan, Indonesia juga mengalami aliran massa udara basah Madden Julian Oscillation (MJO). MJO berdampak pada peningkatan uap air dan awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat hingga tengah. Hal itu membuat beberapa wilayah Indonesia di barat dan tengah masih mengalami hujan meski mulai memasuki musim kemarau.
MJO juga berpotensi menyebabkan terjadinya hujan lebat, juga angin puting beliung. Beberapa telah terjadi, yakni di Bantul, Yogyakarta, pada 24 April lalu. Begitu juga curah hujan yang tinggi dan ekstrem di 13 provinsi, yaitu Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jawa Barat, Banten, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat, yang telah terjadi selama sepekan terakhir.
Dwikorita mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan terus memantau informasi terbaru terkait dengan cuaca melalui berbagai sumber informasi yang berasal dari BMKG. "Masyarakat juga diimbau untuk menunda kegiatan menangkap ikan secara tradisional hingga gelombang tinggi mereda," ujar Dwikorita.
Ia pun meminta masyarakat jangan mudah percaya dengan informasi cuaca yang beredar selain dari sumber resmi BMKG, seperti isu akan adanya badai Dahlia dan gelombang panas mematikan yang bakal datang dalam waktu dekat. (Pro/LD/YH/X-10
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved