Selasa 24 April 2018, 14:49 WIB

Australia-Indonesia Kerja Sama Pengelolaan Gambut Berkelanjutan

Sri Utami | Humaniora
Australia-Indonesia Kerja Sama Pengelolaan Gambut Berkelanjutan

ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

 

PEMERINTAH berkomitmen bersama dunia internasional untuk mengimplementasikan target manajemen pengelolaan gambut yang berkelanjutan. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangakan sumber daya yang terbatas di Tanah Air. Salah satu negara yang akan bekerjasama dengan Indonesia dalam komitmen terhadap Paris Agreement serta membahas lahan gambut ialah Australia.

“Indonesia dan Australia akan bekerjasama di bawah kendali UN Environment dengan mengandeng CIFOR,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya pada Asia Pacific Rainforest Summit (APRS) di Yogyakarta, Selasa (24/4).

Dalam agenda tersebut Siti Nurbaya juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Lingkungan dan Energi Australia, H.E. Josh Frydenberg.

"Membahas tentang persoalan lahan gambut. Indonesia telah mendapatkan pengetahuan yang luas dalam hal pengelolaan lahan gambut melalui pengalaman, penelitian dan pengembangan dan pengaturan kelembagaan," terangnya.

Pengelolaan lahan gambut, ujarnya, telah dilakukan masyarakat Indonesia sejak lama. Namun, pengelolaan gambut belum dilakukan secara berkesinambungan. "Pengalaman ini membawa Indonesia fokus dalam konservasi dan pengelolaan berkelanjutan dari lahan gambut," imbuhnya.

Lebih lanjut diterangkan Siti, berbagai kebijakan telah dibuat untuk mendukung pengelolaan gambut yang berkelanjutan yakni komitmen politik, regulasi, mendirikan badan khusus untuk merestorasi gambut, hingga bekerjasama dengan semua level pemerintah dan stakeholder.
Semua hal tersebut mempengaruhi secara signifikan dalam pengelolaan gambut yang berdampak degradasi terhadap kejadian kebakaran pada lahan gambut. Hal tersebut mencerminkan tata kelola lahan gambut Indonesia yang lebih baik. Selain itu Indonesia akan memastikan perlindungan lahan gambut agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut.

"Dan Juni nanti dua menteri Kongo dan Republik Demokratik Kongo akan datang dan mempelajari keberhasilan pemerintah dalam pengelolaan lahan gambut," tandasnya. (OL-5)

Baca Juga

Antara/Muhammad Bagus Khoirunas.

Rekomendasi Hadiah untuk Lomba 17 Agustus

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 16:09 WIB
Untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat mengikuti berbagai lomba yang diadakan dari tingkat desa sampai...
AFP/Raymond Roig.

Jalan Kaki usai Makan Bantu Kadar Gula Darah Stabil

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 15:03 WIB
Sekarang ada manfaat lain untuk ditambahkan ke daftar yakni berjalan hanya 2-5 menit setelah makan dapat membantu mencegah lonjakan gula...
Ist

Kemeriahan HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Swiss-Belhotel Mangga Besar

👤mediaindonesi.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 14:38 WIB
Menyambut hari ulang tahun ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, Swiss-Belhotel Mangga Besar, Jakarta menawarkan promo menginap...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya