Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Disertasi Dokter Terawan tidak Bermasalah dari Aspek Akademis

Lina Herlina
05/4/2018 18:15
Disertasi Dokter Terawan tidak Bermasalah dari Aspek Akademis
(MI/Denny Parsaulian Sinaga)

KEPALA RS Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Mayjen dr Terawan Agus Putranto, menjadi buah bibir karena terapi stroke dengan metode alat Digital Subtraction Angiography (DSA).

Tapi ternyaya, metode tersebut dibahas oleh dr Terawan dalam desertasi S3 di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar yang lulus pada 2013. Di Unhas, dr Terawan mendapatkan gelar doktor dengan penelitian  tentang Heparin dan Digital Substraction Angiography (DSA) itu.

Saat dikonfirmasi, Kamis (5/4), Rektor Unhas, Prof Dwia Ariestina Pulubuhu berpendapat, jika disertasi dr Terawan tidak terdapat kekeliruan dalam penelitiannya.

"Saya lihatnya dari aspek akademik ya. Temuan dr Terawan di Unhas ini, tidak terdapat kekeliruan, termasuk dalam metodanya. Itu keterangan dari promotor dr Terawan, Prof Irawan Yusuf, dari Fakultas Kedokteran Unhas," seru Dwia.

Ia menambahkan, metode yang dikembangkan dr Terawan secara akademik sudah berdasar proses yang teruji, dan memiliki bukti pada penelitian yang dilakukan pada beberapa pasien.

"Sebagai akademisi, saya menegaskan, tidak memihak pada dr Terawan. Saya hanya berpendapat, ada keterbatasan keilmuan yang memerlukan terobosan untuk mengatasi stagnansi inovasi. Kalau begitu menurut saya bisa jadi ramai karena persepsi yang multi interpretasi. Ada yang berdasarkan perspektif konvensional yang ada saat ini," urai Dwia.

Dwia mengatakan, dr Terawan perlu mengkomunikasikan dengan baik metode yang dikembangkannya. Karena, negara ini perlu inovator yang mampu mengeksplorasi segala peluang.

"Memang harus ada yang berani melakukan terobosan atas kebenaran konvensional yang dianut selama ini dalam bidang semua ilmu, termasuk kedokteran," terangnya. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya