Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Terawan Emoh Komentari Surat Rekomendasi MKEK

Denny Parsaulian Sinaga
04/4/2018 20:15
Terawan Emoh Komentari Surat Rekomendasi MKEK
(Dok. MI)

BEREDAR surat terkait Mayjen dr Terawan Agus Putranto yang direkomendasikan Majelis Kodw Etik Kedokteran (MKEK) untuk dipecat oleh Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI). 

Menanggapi hal itu, dr Terawan mengatakan bahwa surat tersebut justru belum sampai ke tangannya."Saya enggak menanggapi surat karena saya enggak dapat surat. Sampai detik ini saya tidak mendapat surat yang ditujukan ke saya," ungkapnya seusai kunjungan Komisi I DPR RI di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (4/4).

Kemudian, dia menjelaskan mengenai  Digital Subtraction Angiography (DSA) yang menjadi alasan keluarnya rekomendasi MKEK kepada PD IDI untuk melakukan pemecatan terhadap dirinya.

"Mengenai DSA. Tanggung jawab saya menjelaskan DSA, sudah saya disertasikan di Universitas Hasanuddin (Makassar) bersama lima orang lain. Sehingga menghasilkan 12 jurnal internasional dan menghasilkan 6 orang doktor," jelasnya.

Terawan menambahkan kalau soal menilai jurnal itu adalah persepsi. Artinya bahwa  kalau diuji secara ilmiah, itu sudah dilakukan melalui disertasi.

"Disertasi melalui suatu universitas terpandang menurut saya perlu direalisasikan. Jadi saya konsekuen di DSA," pungkas Kepala RSPAD Gatot Soebroto itu.

Dia menjelaskan bahwa segala sesuatu pasti ada risiko. Namun risiko itu tidak akan terjadi jika dikerjakan dengan cermat, detail, dan dengan persiapan yang baik, serta tidak lupa berdoa kepada Tuhan.

"Harus dikerjakan dengan cermat, dengan detail, dan dengan persiapan yang baik. Dan jangan lupa harus didukung doa," pungkasnya. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya