Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

WWF Ajak Ubah Pola Hidup

Denny Parsaulian Sinaga
24/3/2018 22:50
WWF Ajak Ubah Pola Hidup
()

TAHUN ini penyelenggaraan earth hour di Indonesia memasuki tahun ke 10. Lewat acara ini, WWF Indonesia ingin mengajak siapapun untuk men- switch pola hidup. Gaya hidup yang merugikan lingkungan harus coba diubah.

"Misalnya mengurangi sampah plastik, menggunakan lampu hemat energi, air daur ulang, dan melindungi satwa-satwa liar. Itu tujuannya semua untuk menyelamatkan tempat satu-satunya kita hidup yaitu planet bumi," kata Director Finance and Administration Aria Nagasastra saat acara Earth Hour Night Run & Cycle 2018 di Gelora Bung Karno, Sabtu (24/3) . 

Tahun ini hingga 2020 tema eart hour adalah #connect2earth. "Maksud dari perayaan ini adalah kita sama-sama berkumpul dan merayakan hari bumi. Di mana kesadaran umat manusia itu dibangkitkan dari diri kita sendiri. Kalau kita sadar dan pola konsumsi energi kita sesuaikan untuk menyelamatkan bumi, kita bisa berbuat banyak untuk bumi ini. Itu intinya," jelas Aria.

Selama switch off di GBK, komunitas lari dan bersepeda menyemarakkan kegiatan ini. Selain itu, hadir pula truk edukasi Panda Mobile dengan berbagai aktivitas dan permainan edukatif seputar lingkungan hidup.

Aneka komunitas dan penampilan juga ambil bagian dalam perayaan Earth Hour di GBK, seperti Indorunners, Indonesia Kemah Ceria, Longboarder CFD Indonesia, penampilan musik dan beatbox.

Tahun ini, kegiatan ini digelar di 34 kota di 20 provinsi. Kegiatannya dipusatkan di ikon-ikon kota. "Misalnya di Jakarta di Balai Kota dan di Gedung Sate di Bandung," imbuh Aria.

Menurut Aria banyaknya kota yang berpartisipasi menjadi yang utama dalam kegiatan ini. Di setiap tahun semakin banyak kota dan komunitas yang terlibat.

"Karena tujuannya adalah mengubah lifestyle yang ingin kita saksikan adalah semakin banyak kota yang terlibat. Awalnya cuma Jakarta. Semakin banyak mal yang terlibat. Memang sulit diukur secara angka dan kuantitas dengan rupiah," pungkas Aria. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya