Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Lulusan UNJ Diharapkan Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Syarief Oebaidillah
15/3/2018 21:10
Lulusan UNJ Diharapkan Jadi Pencipta Lapangan Kerja
(Ist)

PADA 2030, penduduk Indonesia mempunyai proporsi mayoritas usia produktif mencapai lebih dari 60% sebagai bonus demografi. Hal ini merupakan proyeksi Pricewaterhouse Coopers (PwC) pada 2017 bahwa akibat dari bonus demografi ini, Indonesia pada 2050 berpotensi menjadi negara dengan perekonomian ke-4 terbesar di dunia setelah China, India, Amerika Serikat, melampaui Jepang, Jerman dan Inggris.

Potensi besar itu dapat terwujud bila kita mampu mempersiapkan tenaga kerja terampil (skilled workers) yang berpendidikan hingga ke jenjang yang paling tinggi, generasi yang berwawasan global, dan berdaya saing tinggi, termasuk wirausaha, sehingga pada 2045 generasi ini akan menjadi pemimpin di tingkat dunia.

"Perguruan tinggi akan semakin dituntut untuk mempersiapkan para mahasiswanya untuk menghadapi berbagai jenis pekerjaan yang belum ada atau yang akan muncul. Para lulusan diharapkan akan semakin banyak yang menjadi wirausahawan (entrepreneur), pencipta lapangan kerja (job creator), dan bukan pencari kerja (job seeker)," kata Plt Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof Intan Ahmad PhD, di hadapan 1.406 wisudawan UNJ Semester Gasal Tahun Akademik 2017/2018, Kamis (15/3).

Pada wisuda yang dihelat di Jakarta International Expo Kemayoran tersebut, ia menyampaikan pidato yang menyoroti tentang 'Tantangan dan Peran Universitas serta Lulusannya dalam Menghadapi Persaingan Global'.

Melalui keterangan yang diterima hari ini, Intan menegaskan, sangat penting bagi lulusan UNJ untuk dapat melengkapi diri dengan berbagai keterampilan (soft-hard skills), pengetahuan, dan kemampuan yang akan mendukung karier pilihan mereka ke depan.

Para lulusan juga akan semakin dihadapkan pada tantangan untuk menguasai future skills profesi masa depan, saat kita tidak hanya cukup menguasai literasi lama (membaca, menulis, dan matematika) sebagai modal dasar untuk berkiprah di masyarakat, tetapi juga perlu menguasai literasi baru: data, teknologi, dan manusia.

Menutup pidatonya, Plt Rektor berpesan kepada para lulusan agar menjadi pembelajar sepanjang hayat (life-long learner). Sebagai kaum intelektual, jangan berpuas diri, teruslah belajar serta terus menumbuhkan pola pikir optimisme terhadap berbagai kemungkinan dan perubahan masa depan, selalu mencari peluang terbaik melalui learning, re-learning, anticipating, danb reinventing.

Sebagai bagian integral dari masyarakat, tanamkan selalu nilai sosial (social responsibility), terus berintegrasi, berkomitmen, dan berkontribusi positif kepada masyarakat.

"Saya berharap agar saudara tidak hanya bergantung kepada lapangan kerja formal, tetapi Saudara dapat menjadi entrepreneur yang tangguh dan andal yang dapat menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Jumlah alumni UNJ saat ini telah mencapai 112.148 orang yang menyebar di seluruh penjuru Tanah Air. UNJ memiliki potensi yang besar untuk berperan serta dalam proses pembangunan bangsa Indonesia," pungkas Intan yang juga Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti ini. (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya