Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Jusuf Kalla, Minggu (4/2) pagi melaksanakan kegiatan salat subuh berjemaah bersama dengan Ustaz Abdul Somad di Masjid Sunda Kelapa.
Dalam kegiatan tersebut Wapres juga ikut mendengarkan ceramah dari Ustaz Somad beserta para hadirin termasuk Wakapolri Komjen Pol Syafruddin dan Kepala Badan Intelegen Negara (BIN) Budi Gunawan yang juga pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI).
"Seusai salat Subuh, Wapres dan Ustaz Somad berjalan menuju kediaman Wapres untuk sarapan pagi bersama," terang Juru Bicara Wapres Husain Abdullah di Jakarta, Minggu (4/2).
Saat ditemui oleh para pewarta, Kalla mengatakan bahwa terdapat perbedaan antara ceramah Ustad Somad dengan penceramah lainnya. Meski sama-sama teduh dan baik, menurut Wapres Ustaz Somad memiliki kekuatan referensi dan ceramahnya.
"(Dia) memiliki referensi yang kuat, itu yang membedakan dirinya dengan ustad lainnya. Pengetahuannya dalam," ujarnya.
Selain itu menurutnya meski memiliki referensi yang dalam, tapi tidak menjadikan materi ceramahnya sulit dipahami. Justru Ustaz Somad dapat membawakannya dengan mudah dan baik sehingga dapat dipahami dari semua tingkat di masyarakat.
Baru-baru ini ujaran Ustaz Abdul Somad sempat memicu perdebatan lantaran dalam satu ceramahnya yang juga beredar di media sosial ia seolah-olah melegalkan prilaku suap agar seseorang dapat mendapat posisi sebagai Aparatur Sipil Negara.
Dalam kesempatan yang sama Wapres juga menyampaikan bahwa anjuran agar tidak boleh adanya politisasi masjid adalah sebagai amanat undang-undang yang memang melarang hal tersebut. Dalam hal ini yang dilarang adalah terkait kegiatan kampanye yang menggunakan masjid.
Tetapi menurut Kalla jika memang isi ceramahnya tidak memihak dan hanya membahas mengenai isi ayat Alquran dan Hadis yang ada hubungannya dengan politik. Maka hal tersebut hanya dianggap sebagai sebuah pengetahuan dan bukan sebagai kampanye.
"Kalau hanya sebatas itu tidak masalah, karena tidak masuk kedalam kategori kampanye, sebab yang dilarang itu itu kalau kampanye di masjid," pungkas Wapres. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved