Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Yayasan Media Group kembali Selenggarakan Operasi Katarak Gratis

Bayu Anggoro
31/1/2018 22:15
Yayasan Media Group kembali Selenggarakan Operasi Katarak Gratis
()

YAYASAN Media Group (YMG) menjalin kerja sama dengan Perhimpunan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Cabang Jawa Barat menyelenggarakan operasi katarak gratis 2018 di Jawa Barat.

Jalinan kebersamaan untuk kepentingan sosial itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan perwakilan Yayasan Media Group, Ali Sadikin, dan Ketua Perdami Cabang Jawa Barat, Andika Prahasta, di Bandung, Selasa (30/1).

Ali mengatakan, melalui kerja sama ini pihaknya akan kembali menggelar operasi katarak gratis di seluruh wilayah Jawa Barat. "Media Group men-support alat, bahan pakai untuk operasi, lensa, dan obat-obatan. Dokternya dari Perdami," katanya.

Cara ini dipilih sebagai bentuk kepedulian YMG terhadap bangsa dan negara. "Bagi kami, karena background wartawan, kalau ada ketidakberesan di masyarakat, terus ada yang beresin, kita bergelora," kata dia.

Dengan dibantu Perdami, Ali meyakini bakti sosialnya ini akan semakin maksimal. "Karena kalau gotong royong jadi ringan," ucapnya.

Dia menambahkan, pelaksanaan operasi katarak gratis ini memasuki tahun yang ke-empat. Pada 2017 kemarin, operasi katarak gratis YMG telah dirasakan 2.500 warga kurang mampu. Jumlah ini terus meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun ini kami menargetkan 3.500-4.000," katanya.

Selain di Jawa Barat, YMG pun melakukan operasi katarak gratis di provinsi-provinsi lain seperti Sumatra Selatan, Sulawesi Selatan, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. "Total tahun kemarin sebanyak 3.500. Kami berharap bisa hadir di semua provinsi," jelasnya.

Lebih lanjut Ali berharap semakin banyak pihak yang berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini. Terlebih, menurutnya biaya operasi katarak semakin meningkat.

Bahkan, Ali pun meminta peran serta pemerintah agar bentuk tanggung jawab sosial ini semakin mudah. "Karena masih banyak pemda setempat yang cuek saat kita gelar operasi katarak di situ," cetusnya.

Andika Prahasta menuturkan, pihaknya akan segera menyusun rencana terkait lokasi-lokasi yang akan dipilih untuk operasi katarak gratis. "Kita tiap minggu akan pergi ke daerah untuk operasi katarak," ujarnya.

Dia menambahkan, jumlah penderita katarak di Jawa Barat semakin meningkat. Menurutnya, selain karena faktor usia, hal ini terjadi akibat pola hidup yang kurang sehat.

"Terlalu sering kena sinar matahari. Makanya banyak warga di daerah pantai yang katarak," katanya.

Dia meminta masyarakat aktif mendaftar jika terdapat operasi katarak gratis. Pasalnya, selama ini banyak penderita yang takut untuk dioperasi katarak.

"Semoga semakin banyak juga warga yang tahu jika operasi katarak itu tidak perlu ditakuti. Apalagi ini kan gratis," katanya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya