Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Kemensos Distribusikan Logistik untuk Korban Gempa Lebak

Indriyani Astuti
24/1/2018 09:57
Kemensos Distribusikan Logistik untuk Korban Gempa Lebak
(Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat -- ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

KEMENTERIAN Sosial mendistribusikan bantuan bagi korban bencana gempa di Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/11). Bantuan logistik difokuskan kepada 92 kepala keluarga yang rumahnya rusak berat dan harus mengungsi di rumah tetangga dan keluarga.

Jenis bantuan yang diberikan antara lain, beras sebanyak 1.000 kilogram, 100 lembar selimut, 120 lembar matras, 240 paket lauk-pauk, dan 30 paket foodware. Nilai bantuan yang telah disalurkan sebesar Rp50,5 juta.

"Sesaat setelah gempa mengguncang, kami segera terjunkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk ikut menyisir dampak gempa bersama Dinas Sosial Provinsi Banten," ungkap Menteri Sosial Idrus Marham di Jakarta, Selasa (23/1).

Idrus mengatakan, tim dari Kementerian Sosial pun telah diterjunkan untuk melakukan pendampingan dan assesment kebutuhan para pengungsi.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan 6,1 SR mengguncang Jakarta dan sekitarnya berpusat di Lebak, Banten, Selasa (23/1). Lokasi gempa terletak di koordinat 7,21 Lintang Selatan dan 105,91 Bujur Timur atau tepatnya di 81 kilometer arah barat Lebak.

Akibat bencana tersebut, sebanyak 129 rumah rusak di 10 Kecamatan yakni Kecamatan Bayah, Wanasalam, Cilograng, Panggarangan, Lebak Gedong, Sobang, Cimarga, Sajira, Cihara, dan Rinten. Di Kabupaten Bogor, sebanyak 13 unit rumah mengalami kerusakan yang berlokasi di Kelurahan Tari Kolot, Pekancilan, dan Kuta.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kementerian Sosial Harry Hikmat mengatakan pihaknya terus mengikuti perkembangan dari penanganan korban gempa Lebak.

Penanganan pacsa bencana yang dilakukan Kemensos saat ini diantaranya dengan mengevakuasi warga dan mitigasi bencana atau upaya untuk mengurangi risiko bencana. Sebanyak 219 anggota Tagana asal Lebak diterjunkan untuk membantu penanganan korban bencana gempa.

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap melakukan ativitas normal pascagempa, namun tetap harus waspada," imbuhnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya