Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

1912: Manusia Piltdown Ditemukan

18/12/2017 11:40
1912: Manusia Piltdown Ditemukan
(WIKIPEDIA)

MANUSIA Piltdown ditemukan Charles Dawson setelah melakukan penggalian selama tiga tahun di Sussex, Inggris.

Dawson mengklaim telah menemukan sebuah tengkorak hominid di daerah penggalian Piltdown dan memberinya nama Latin Eoanthropus dawsoni (manusia senja Dawson).

Penemuan itu dianggap paleontolog Inggris sebagai kunci penghubung evolusi kera menjadi manusia.

Hal tersebut didasarkan pada penemuan kranium (bagian tulang yang membungkus otak) yang mirip kranium manusia dan rahangnya yang seperti rahang kera.

Banyak yang meragukan penemuan itu hingga dikabarkan adanya penemuan kedua (Piltdown II) pada 1915.

Meskipun begitu, semakin sulit bagi para ahli untuk menemukan persamaan antara manusia Piltdown dan hominid (yang asli) lainnya.

Selain itu, manusia Piltdown hampir bisa dikatakan telah diabaikan para ahli pada sekitar akhir 1930-an.

Setelah melalui tes penyerapan florin pada 1949 dan penanggalan ulang usia tanah di Piltdown, penemuan manusia Piltdown akhirnya dinyatakan sebagai penipuan pada 21 November 1953.

Manusia Piltdown ternyata setengah kera setengah manusia. Dia terdiri atas tengkorak manusia zaman pertengahan, rahang bagian bawahnya berasal dari seekor orang utan sarawak, dan fosil giginya dari simpanse.

Umurnya pun disamarkan dengan menodai tulang-tulangnya dengan larutan besi dan asam kromat.

Sekarang, 'piltdown' menjadi kata yang digunakan untuk menyatakan penyalahgunaan atau penelitian yang menipu dan bermutu rendah.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya