Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

14 Juta Wisman Kunjungi Indonesia

Dhika Kusuma Winata
13/12/2017 09:34
14 Juta Wisman Kunjungi Indonesia
(ANTARA/NYOMAN BUDHIANA)

JUMLAH wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia sejak Januari hingga Oktober lalu mencapai 11,62 juta orang. Hingga akhir tahun jumlah mereka diperkirakan hanya mencapai 14 juta atau kurang dari target yang ditetapkan sebanyak 15 juta wisman.

"Pada posisi Januari-September pertumbuhannya 25,05% sehingga ketika itu optimistis target hingga akhir tahun (2017) sebanyak 15 juta wisman akan terlampaui. Namun, dengan adanya erupsi Gunung Agung (di Bali), target itu sulit tercapai. Mungkin tercapai sekitar 14 juta atau kurang dari 15 juta wisman," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata IV 2017 yang digelar Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di Jakarta, kemarin.

Meski target tahun ini diperkirakan tidak akan tercapai, target kunjungan wisman yang telah ditetapkan untuk tahun berikutnya tidak akan berubah. Arief menyebutkan, untuk 2018, ia menargetkan kunjungan wisman sebanyak 17 juta dan pada 2019 sebanyak 20 juta.

Ia mengatakan pada tahun depan pihaknya bakal menggenjot kunjungan wisman melalui program 100 calendar of event (CoE). Selain itu, melalui paket tur Visit Wonderful Indonesia (Viwi) 2018 pada 18 destinasi unggulan yang dinilai paling siap untuk mendatangkan wisman.

Sebanyak 18 destinasi tersebut tersebar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi, dan Papua Barat. Dua gelaran akbar andalan yang sudah disiapkan ialah Asian Games dan Annual Meeting IMF-World Bank yang bakal dihelat tahun depan.

"Terkait dengan Asian Games, Kemenpar bersama industri pariwisata dan dinas pariwisata daerah akan menyiapkan paket wisata di destinasi seperti Palembang, Banten, Bandung, Bali, dan Lombok. Begitu juga untuk menyambut pertemuan IMF-World Bank, telah disiapkan 60 paket wisata untuk mempromosikan destinasi Bali dan enam destinasi lain, yakni Lombok, Pulau Komodo, Yogyakarta, Tana Toraja, Danau Toba, dan Banyuwangi," imbuhnya.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Hariyadi Sukamdani menambahkan program Viwi 2018 yang digerakkan sektor swasta ditargetkan bakal memberikan kontribusi 15% wisman atau setara dengan 2,5 juta dari target Kemenpar ditetapkan sebanyak 17 juta wisman.

Target pangsa pasar wisman program tersebut, ujarnya, meliputi wisatawan asal negara-negara ASEAN, Tiongkok, Jepang, Korea, Australia, Eropa, Arab Saudi, India, dan Sri Lanka.

"Ekspektasinya ialah program ini agar pemasarannya, regulasi, dan juga komitmen pemerintah daerah untuk menggelar event-event bisa dipermudah" pungkasnya.

Bali aman

Terkait dengan erupsi Gunung Agung yang berdampak pada lesunya pariwisata di Bali, hal itu menjadi perhatian Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan DPRD setempat. Mereka pada Senin (11/12) menggelar rapat kerja untuk menemukan solusinya.

Untuk memulihkan pariwisata, menurut Pastika, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya ialah bertemu dengan para konsulat jenderal negara sahabat dan pelaku pariwisata guna meyakinkan mereka bahwa Bali aman untuk dikunjungi. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya