Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Tanam Nanas di Lahan Gambut Cegah Karhutla

19/10/2017 08:06
Tanam Nanas di Lahan Gambut Cegah Karhutla
(MI/BAGUS HIMAWAN)

PT Pertamina Refinery Unit (UI) II, Sei Pakning, Riau, berhasil mengajak masyarakat menanam nanas di lahan gambut. Dampaknya, selain mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), juga menambah pendapatan Rp17 juta per hektare.

“Pertamina berkomitmen menjaga dan melestarikan alam dan salah satu program CSR kami di sini yaitu pencegahan karhutla berbasis masyarakat. Program ini sudah berjalan dengan membuat kanal juga menanam nanas,” terang General Manager Pertamina Refinery Unit (RU) II Otto Gerentaka pada sarasehan bertajuk Pencegahan Karhutla dan Pemberdayaan Hutan sebagai Sumber Daya Ekonomi Berkelanjutan, di Kompleks PT Pertamina RU II, Sei Pakning, Riau, kemarin.

Pada acara yang dimoderatori Direktur Pemberitaan Media Indonesia Usman Kansong dan presenter MetroTV Maria Lizia Hasni itu, hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis Aryanto ME, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI MR Karliansyah, Kepala Subdirektorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Untung Suprapto serta 500 anggota mitra binaan Pertamina RU II.

Menurut Otto, berbagai jenis CSR terus digalakkan demi meningkatkan kemandirian masyarakat berikut menjaga kelestarian alam. Misalnya dengan alih fungsi lahan gambut untuk budi daya nanas. Selain bisa mencegah karhutla, itu memberikan nilai ekonomi yang tinggi bagi masyarakat.

“Saat ini masyarakat sudah banyak yang menikmati program CSR seperti menanam nanas dan produk olahan turunannya. Ini tidak hanya mencegah karhutla, tapi juga memberikan tambahan pendapatan kepada masyarakat,” ujarnya.

Karliansyah terkejut oleh program yang dijalankan PT Pertamina RU II. “Contoh baik telah dilakukan PT Pertamina RU II dengan mengajak masyarakat menjaga alam dan menanam nanas di lahan gambut. Ini sangat langka dilakukan perusahaan sehingga perlu diapresiasi tinggi dan dijadikan contoh.”

Sekda Kabupaten Bengkalis Ar­yanto ME mengapresiasi program yang mengantisipasi karhutla serta mengelola alam. Ia juga meminta perusahaan yang ada di Riau melanjutkan alih fungsi hutan gambut. “Kita juga harus melestarikannya,” tegasnya. (Cah/BG/H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya