Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Tujuh Guru Lulus Pelatihan NASA

05/10/2017 08:21
Tujuh Guru Lulus Pelatihan NASA
(MI/DEPI GUNAWAN)

TUJUH guru Indonesia mengikuti program pelatihan intensif bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika di pusat penerbangan angkasa luar Amerika Serikat (NASA) Juni lalu. Mereka menularkan pengalaman itu pada para siswa di Tanah Air untuk menumbuhkan kecintaan terhadap sains dan teknologi.

“Saya mendapat pengalaman berharga. Saya mengikuti simulasi astronaut dengan berperan sebagai ilmuwan yang mengamati cuaca planet Mars,” kata Ahmad Z Umam, guru Sekolah High Scope Indonesia, mengisahkan pengalamannya mengikuti pelatihan itu, dalam jumpa pers di Jakarta, kemarin.

Melalui Honeywell Educators at Space Academy (HESA) yang memfasilitasi program pelatihan tersebut, ia terpilih bersama enam guru lainnya yang lulus seleksi, yakni guru Sekolah Pelita Bangsa Lampung Andriana Susmayanti, guru Sekolah Cita Hati West Surabaya Andry Permana, guru SMP Taruna Bangsa Bogor Grice Purba, guru Xin Zhong School Surabaya Marjon Roche, guru Sekolah Bunda Mulia Jakarta Shilpa Karve, dan guru SMP Negeri Tengaran Satu Atap Slamet Riyadi.

“Saya belajar banyak hal, seperti berbagai kegiatan menyampaikan pelajaran yang inovatif, serta melibatkan siswa selama proses belajar mengajar. Di sana saya bertemu de­ngan guru dari seluruh dunia,“ imbuh Ahmad.

Hal senada disampaikan rekannya, Shilva Karpe. “Poin utama dari pengalaman berharga ini, saya memahami kita akan menularkan pada anak-anak. Mereka para pelajar ha­rus sadar akan ruang, teknologi, dan bagaimana dunia berkembang menuju angkasa luar,” kata dia.

Guru lain, Andriana, menambah­kan dirinya optimistis di masa depan akan lahir calon astronaut dari Indonesia. “Untuk itu, mari kita men­jadikan sains dan matematika sebagai topik favorit sehingga kita bisa meningkatkan minat siswa seba­gai pelajar mandiri,” ajaknya.

Presiden Direktur Honeywell Indonesia Alex J Pollack mengaku bangga dengan para guru Indonesia karena berhasil lulus dari pelatihan itu. “Honeywell sebagai perusahaan teknologi dan perangkat lunak ter­kemuka berkomitmen bekerja sama dengan guru di Indonesia menumbuhkan rasa ingin tahu akan matematika dan sains di kalangan siswa.” (Bay/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya