Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Literasi Digital Wajib Masuk Kurikulum

03/10/2017 08:12
Literasi Digital Wajib Masuk Kurikulum
(ANTARA/YULIUS SATRIA WIJAYA)

MARAKNYA konten negatif di media sosial berupa beri­ta palsu (hoaks), ujaran kebencian, konten SARA, pornografi, terorisme, dan berbagai konten negatif lainnya, memperlihatkan pentingnya pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan media sosial secara baik dan bertangung jawab. Salah satunya dengan men­do­rong masuknya Literasi Digital dalam kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah lewat Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.

“Kita tentu prihatin karena pengguna internet kita ma­sih banyak yang belum be­tul-betul melek dengan pe­makaian internet secara sehat dan positif,” kata Salah seorang inisiator gerakan literasi digital nasional #siberkreasi Marcella Zalianty saat ditemui di Gedung Joeang 45, Jakarta, kemarin.

Menurut dia, sebagai pegi-at seni, pihaknya bertanggung jawab besar untuk membantu masyarakat agar memiliki pemahaman yang positif di dalam memanfaatkan media sosial. “Kita tidak ingin masyarakat terpapar informasi atau konten negatif yang tentu saja berbahaya bagi kehidupan bersama di masyarakat. Saya mau terlibat sekaligus meng­ajak pekerja seni yang lain untuk terlibat dalam kampanye yang baik ini,” kata Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) 56 tersebut.

Selain melalui kurikulum, literasi digital, sambung dia, juga bisa diperkenalkan melalui pelatihan dan kegiatan mendorong penyebaran kon­ten positif melalui pelibat-an influencer dari kalangan publik figur, pembentukan komunitas, relawan, dan duta konten positif.

Ditambahkan Ketua Siberkreasi Dedy Permadi, konten negatif sudah sedemi­kian menjadi ancaman yang sangat berbahaya yang tidak bisa dianggap remeh. “Data Kemenkominfo menyebutkan, saat ini setidaknya terdapat 800 ribu situs di Indonesia yang terindikasi sebagai penyebar berita palsu dan konten konten negatif.”

Menkominfo Rudiantara sangat mendukung gerak­an literasi digital nasional #siberkreasi ini. “Yang terjadi saat ini ialah pemakai internet terus bertumbuh sedangkan penge­ta­huan berinternet secara positif berjalan lambat.” (Ths/H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya