Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Kepramukaan Mampu Tangkal Radikalisme dan Isu PKI

Alexander P. Taum
02/8/2017 12:04
Kepramukaan Mampu Tangkal Radikalisme dan Isu PKI
(ANTARA/Yudhi Mahatma)

HAMPIR lima ratus pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bertemu dalam Raimuna ke VI Pramuka, NTT di Lembata, diajak untuk memerangi radikalisme dan aksi terorisme yang terus berkembang belakangan ini. Kegiatan Kepramukaan dipandang mampu menangkal isu radikalisme, terorisme maupun paham terlarang komunis (PKI).

Kegiatan Raimuna daerah adalah kegiatan pendidikan strategis karena,merupakan proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan keluarga, dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka. Dengan prinsip dasar kepramukaan, yang sasaran akhirnya adalah pembentukan watak, akhlak, dan budi pekerti luhur.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTT, Beni Litelnoni, Rabu (2/8). Menurut Litelnoni, kegiatan Pramuka sangat relevan menghadapi tindakan segelintir kelompok radikalis maupun teroris yang belakangan menggerus kehidupan berbangsa dan bernegara, disamping penyebaran isu PKI.

" Seperti yang kita ketahui, fenomena yang terjadi belakangan ini, bahwa banyak remaja yang manja, semuanya dilakukan di rumah dan dibantu orang tua. Padahal suatu saat nanti remaja harus menjalani kehidupannya. Untuk itu, kehidupannya, untuk itu melalui gerakan ini, dapat membentuk para remaja untuk lebih aktif dan mandiri," ujar Beni.

Kepramukaan juga merupakan sebuah sistim pendidikan kepanduan, yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, dan perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia.

Beni berpesan, kepada hampir 500 peserta Raimuna Daerah ke VI untuk terus menanamkan nilai-nilai moral, agar mampu membedakan mana perilaku yang baik dan buruk, serta patuh kepada peraturan perundang-undangan negara.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya