Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH studi dari University of Arizona, Amerika Serikat menunjukkan panjat tebing dapat mengobati gejala depresi secara efektif serta membangun daya tahan dan mengurangi stres.
Tim periset melakukan analisis kepada lebih dari 100 penderita depresi yang dibagi menjadi dua kelompok, kelompok dengan terapi panjat tebing dan yang tidak.
Masing-masing dari mereka diukur depresinya dengan menggunakan Beck's Depression Inventory dan kuisioner 90 daftar gejala depresi.
Setiap individu dalam kelompok terapi panjat tebing melakukan terapinya selama tiga jam dalam seminggu. Hal itu berlangsung selama delapan minggu.
Hasilnya, kelompok yang melakukan terapi panjat tebing memiliki skor lebih baik 6,27 poin ketimbang kelompok yang tidak dengan peningkatan 1,4 poin.
"Panjat tebing, dalam banyak hal, adalah aktivitas fisik yang positif ... ada rute yang berbeda untuk tingkat aktivitas fisik dan ada aspek sosial bersamaan dengan perasaan akan pencapaian langsung saat memanjat," kata periset Eva-Maria Stelzer.
Selama terapi panjat tebing, peserta menumbuhkan interaksi sosial positif dan meditasi belajar serta perhatian penuh dengan begitu harga diri meningkat, hubungan sosial terbentuk, dan mental menjadi kuat. Studi dipresentasikan pada 29th annual Association for Psychological Science Convention, Boston, AS.(OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved