Minggu 21 Mei 2017, 07:15 WIB

Cordlife Edukasi Terapi dan Perkembangan Teknologi Sel Punca

Administrator | Humaniora
Cordlife Edukasi Terapi dan Perkembangan Teknologi Sel Punca

Ist

 

SEBAGAI bank darah tali pusat pertama di Indonesia, Cordlife mengadakan edukasi mengenai terapi dan perkembangan teknologi sel punca terkini di Indonesia dan juga dunia melalui acara bertajuk 'Meet The Experts - Stem Cell Therapy and Technology Development in Indonesia' pada Sabtu (20/5) di Hotel Ayana Midplaza Jakarta.

Acara dibuka Diza Subranti, selaku National Operation Manager PT Cordlife Persada, yang membidangi seluruh kegiatan operasional dan pelayanan pelanggan.
Cordlife menghadirkan para pakar dan praktisi sel punca dengan berbagai latar belakang, yaitu Li Ming Ming PhD PMP, selaku Direktur Laboraturium Cordlife Group Limited, Dr Edi Setiawan Tehuteru SpA(K) MHA, dokter spesialis anak; Dr Dr Rahyussalim, SpOT(K), dokter pesialis orthopedi dan traumatologi, Yuyus Kusnadi PhD, principal investigator in Stem Cell and Cancer Institute, Indra Bachtiar PhD, principal investigator in Stem Cell and Cancer Institute, dan dr Meriana Virtin, medical advisor Cordlife Indonesia yang bertugas sebagai moderator.
Pembicara yang hadir mempresentasikan berbagai topik mengenai sel punca dimulai dari menghasilkan sel punca yang berkualitas, ekspansi sel punca di Indonesia, pengalaman klinis transplantasi sel punca pada anak, dan juga pada kasus orthopedi.
Sedangkan Li, selaku Direktur Laboratorium Cordlife Group Limited, memaparkan pengalaman Cordlife Group dalam merilis sel punca bagi klien Cordlife dan juga perkembangan percobaan klinis sel punca di Singapura.
Hadirnya pembicara dari berbagai latar belakang ini bertujuan agar peserta dapat memperoleh wawasan mulai dari penyimpanan sel punca melalui bank darah tali pusat, pengolahan, dan pengaplikasian sel punca secara medis melalui dokter ahli.
Berkembangnya terapi dan teknologi sel punca di Indonesia memberikan peluang yang lebih besar terhadap pengobatan berbagai macam penyakit seperti leukemia, serebal palsi, orthopedi, dan masih banyak lagi.
"Dengan potensi sel punca yang masih terus berkembang di Indonesia, Cordlife mengajak masyarakat untuk sadar akan pentingnya menyimpan darah dan membran tali pusat sejak dini, yang dapat menjadi investasi pengobatan bagi keluarga," kata Diza. (RO/OL-2)

Baca Juga

Kemendikbus

Data Klaster Covid-19 Sekolah Kurang Akurat, Kemendikbud-Ristek Jajaki PeduliLindungi

👤Faustinus Nua 🕔Jumat 24 September 2021, 16:30 WIB
KEMENTERIAN Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengakui data klaster sekolah terpapar covid-19 yang miliknya kurang...
dok.Unas

Ada 2.710 Mahasiswa Baru Unas Ikuti PLBA secara Daring

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 24 September 2021, 16:00 WIB
Sebanyak 2.710 mahasiswa baru Unas mengikuti Pengenalan Lingkungan dan Budaya Akademik (PLBA) secara...
ANTARA/Adiwinata Solihin

Disdik DKI Pastikan Rencana PTM di 1.500 Sekolah Jalan Terus

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 24 September 2021, 15:51 WIB
Kasubbag Humas Disdik DKI Jakarta, Taga Radja, menegaskan saat ini proses asesmen untuk pembukaan sekolah tatap muka di kurang lebih 890...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

El Diablo Waspada Sodokan Pecco

Trek lurus sepanjang 1,2 kilometer di Circuit of The Americas, Austin, AS, dapat dimanfaatkan Pecco dengan tunggangan motor Ducati Desmosedici yang kian tangguh di beberapa seri terakhir.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya