Selasa 18 April 2017, 06:44 WIB

Gambut di Desa juga Dipulihkan

(Ric/H-3) | Humaniora
Gambut di Desa juga Dipulihkan

ANTARA FOTO/FB Anggoro

 

BADAN Restorasi Gambut (BRG) melakukan pelatihan dan pembekalan kepada fasilitator restorasi gambut di tingkat desa serta tenaga pemetaan partisipatif dan pemetaan sosial. Hal itu dilakukan untuk keperluan restorasi lahan gambut milik masyarakat yang ada di wilayah kerja BRG. Luasan wilayah yang tercakup dalam prog-ram Desa Peduli Gambut (DPG) itu sekitar 1 juta hektare.

Di tahap awal, pelatihan tersebut dihadiri 241 peserta dari tujuh provinsi. Para peserta pelatihan itu akan ditempatkan di 75 desa yang terletak di dalam dan sekitar area target restorasi gambut 2017. “BRG melakukan restorasi gambut di tingkat tapak bersama masyarakat. Para fasilitator berperan penting. Mereka antara lain bertugas membantu sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat desa,” ujar Deputi Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi, dan Kemitraan BRG, Myrna A Safitri, dalam pelatihan itu di Jakarta, Senin (17/4).

Mereka, lanjut Myrna, juga akan bersinergi dengan pendamping desa untuk memfasilitasi penyusunan perencanaan desa yang memperhatikan aspek restorasi gambut. Demikian pula para fasilitator akan mendampingi pembentukan dan penguatan kelembagaan masyarakat termasuk kelembagaan ekonomi seperti badan usaha milik desa. Dikatakan Myrna, para fasilitator desa ditekankan untuk memiliki kemampuan bekerja sama dengan pendamping desa. Selain fasilitator desa, pelatihan juga melibatkan tenaga pemetaan partisipatif dan pemetaan sosial. Nantinya, mereka akan membantu masyarakat membuat peta desa secara partisipatif, serta mengumpulkan informasi dan data sosial yang dapat digunakan dalam perencanaan pembangunan desa dan kegiatan restorasi gambut.

Pada kesempatan sama, Kepala Subbidang Ekosistem Rawa Gambut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Huda Achsani menyatakan pemulihan gambut tidak hanya dilakukan pada fisik gambut, tetapi juga pada keseluruhan ekosistemnya. Untuk itu, ia memandang penting adanya fasilitator yang juga membantu merestorasi ekosistem gambut dan masyarakat setempat. (Ric/H-3)

Baca Juga

ANTARA

Pemerhati Anak Soroti Bahaya BPA

👤Widhoroso 🕔Selasa 13 April 2021, 01:50 WIB
DORONGAN agar BPOM memberi peringatan akan bahaya zat BPA dalam galon air guna ulang dan plastik kemasan makanan atau minuman terus...
Dok. Pribadi

Tanah Papua Mozaik Indonesia yang Perlu Dirawat

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Senin 12 April 2021, 23:18 WIB
Dia menjelaskan, Indonesia merupakan mozaik yang sangat beragam dari orang-orangnya serta etinisnya. Kekayaan ini tentu harus dikelola...
Ilustrasi/Ist

Waspada Gejala Long Covid-19 Bagi Penderita Penyakit Kronis

👤Eni Kartinah 🕔Senin 12 April 2021, 20:53 WIB
Gejala Long Covid adalah pasien yang sudah pernah terinfeksi virus Covid-19 masih mengeluhkan gejala setelah dinyatakan sembuh....

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya