Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Fenomena ARMY Bomb: Harga Merchandise BTS Meroket 438 Persen Jelang Konser Arirang

 Gana Buana
18/3/2026 21:16
Fenomena ARMY Bomb: Harga Merchandise BTS Meroket 438 Persen Jelang Konser Arirang
Jelang konser comeback di Seoul, harga merchandise BTS khususnya ARMY Bomb melonjak 438%.(Dok. Koreatimes)

DEMAM kembalinya BTS ke panggung musik (comeback) melalui konser di Seoul memicu lonjakan permintaan luar biasa terhadap merchandise resmi grup K-pop tersebut. Data terbaru menunjukkan harga produk ikonik seperti light stick atau yang dikenal sebagai "ARMY Bomb" melonjak drastis hingga ratusan persen di pasar sekunder.

Berdasarkan data dari platform pasar barang bekas Bunjang, volume pencarian untuk kata kunci terkait BTS, termasuk "BTS light stick", "BTS concert", dan "BTS ticket", menjadi yang paling populer sepanjang bulan ini. Hal ini mencerminkan tingginya antusiasme penggemar yang tidak hanya berburu tiket, tetapi juga atribut resmi untuk mendukung idola mereka.

Hingga Maret 2026, volume pencarian untuk ARMY Bomb melonjak sebesar 438% dibandingkan bulan sebelumnya.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, kenaikannya mencapai angka fantastis, yakni 1.764%. Volume transaksi bulanan untuk item tersebut juga tercatat naik 136% dalam periode yang sama.

Statistik Lonjakan Harga Merchandise BTS (Maret 2026)

Kategori Persentase Kenaikan
Pencarian ARMY Bomb (MoM) 438%
Pencarian ARMY Bomb (YoY) 1.764%
Transaksi Mingguan (KREAM) 513%

Kelangkaan di Pasar Resale

Kelangkaan stok mulai menghantui pasar barang bekas domestik di Korea Selatan. Laporan menyebutkan bahwa setiap unggahan merchandise BTS yang baru masuk ke pasar resale rata-rata ludes terjual hanya dalam waktu kurang dari 30 menit.

Kenaikan harga yang signifikan juga terpantau di platform perdagangan edisi terbatas, KREAM. Transaksi tertinggi untuk light stick resmi tahun ini tercatat mencapai 300.000 won atau setara dengan sekitar Rp3,5 juta. Padahal, harga transaksi normal di platform seperti Bunjang biasanya berkisar antara 100.000 hingga 200.000 won (sekitar Rp1,1 juta hingga 2,3 juta).

Aktivitas perdagangan ini terus terakselerasi seiring mendekatnya jadwal konser. KREAM melaporkan bahwa transaksi light stick antara tanggal 10 hingga 16 Maret melonjak sekitar 513% dibandingkan pekan sebelumnya.

Tidak hanya di Korea, tren serupa juga mulai merambah pasar internasional, dengan peningkatan transaksi yang dilaporkan melalui platform e-commerce global seperti Mercari.

Fenomena ini membuktikan bahwa efek ekonomi BTS tetap kuat, di mana atribut konser kini bukan sekadar aksesori, melainkan aset investasi bagi para kolektor dan penggemar fanatik di seluruh dunia. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik