Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Sengketa Michael Jackson vs Keluarga Cascio: Pengadilan Putuskan Arbitrase atas Tuduhan Ekstrusi

Thalatie K Yani
11/3/2026 07:25
Sengketa Michael Jackson vs Keluarga Cascio: Pengadilan Putuskan Arbitrase atas Tuduhan Ekstrusi
Michael Jackson(Instagram)

PENGADILAN Tinggi Los Angeles resmi mengabulkan permohonan pihak pengelola harta peninggalan Michael Jackson (Michael Jackson Estate) untuk membawa sengketa hukum dengan Frank Cascio ke ranah arbitrase. Keputusan ini muncul setelah Frank dan saudara-saudaranya melayangkan gugatan berat terkait tuduhan perdagangan seks anak terhadap mendiang "King of Pop" tersebut.

Kuasa hukum Jackson Estate, Marty Singer, menyatakan pengadilan menemukan adanya klausul arbitrase yang sah dan mengikat. Pengadilan menolak argumen Frank Cascio yang menyebut perjanjian tersebut tidak masuk akal (unconscionable).

"Selama puluhan tahun, Frank Cascio dan saudara-saudaranya secara konsisten menegaskan  Michael Jackson tidak pernah menyakiti mereka atau siapa pun. Pernyataan mereka saat memuji Michael di acara Oprah Winfrey sangat bertolak belakang dengan klaim mereka sekarang," ujar Singer dalam keterangan resminya.

Tuduhan Pemerasan senilai US$213 Juta

Perselisihan ini bermula ketika pihak Jackson Estate mengajukan arbitrase atas dugaan pemerasan sipil terhadap Frank Cascio. Pihak ahli waris mengklaim bahwa keluarga Cascio, melalui pengacara mereka, sempat mengancam akan mempublikasikan tuduhan pelecehan kecuali mereka dibayar sebesar US$213 juta (sekitar Rp3,3 triliun).

Sebaliknya, pengacara keluarga Cascio, Howard King, menilai keputusan arbitrase ini bukan hal luar biasa. Menurutnya, arbitrase hanya berlaku untuk klaim pemerasan terhadap Frank, namun tidak memengaruhi gugatan federal yang diajukan oleh empat saudara Cascio lainnya (Edward, Dominic, Marie-Nicole, dan Aldo).

Gugatan "Brainwashing" dan Pelecehan

Dalam gugatan setebal 23 halaman yang diajukan akhir Februari lalu, saudara-saudara Cascio menuduh Michael Jackson telah melakukan "grooming" dan mencuci otak mereka saat masih di bawah umur. Mereka mengklaim Jackson memanfaatkan status bintang dan kekayaannya untuk menjauhkan mereka dari pengawasan orang dewasa.

Keluarga tersebut menuduh Jackson memberikan narkoba, alkohol, hingga paparan pornografi sebelum melakukan pelecehan seksual. Kejadian tersebut diklaim berlangsung di berbagai lokasi, mulai dari peternakan Neverland hingga saat tur dunia di berbagai negara.

Salah satu saudara, Aldo Cascio (35), dalam sebuah wawancara bahkan merinci dugaan pelecehan yang ia alami sejak usia 7 tahun. "Saya hanya duduk di tempat tidur bersamanya sambil bermain Game Boy... Dia menurunkan celana pendek saya dan mulai melakukan pelecehan. Saat itu saya pikir, inilah cara Michael menunjukkan kasih sayang," ungkap Aldo.

Tanggapan Pihak Ahli Waris

Marty Singer dengan tegas membantah seluruh tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai upaya putus asa untuk meraup keuntungan finansial seiring dengan kesuksesan finansial Jackson Estate yang terus tumbuh.

"Gugatan baru ini adalah taktik forum-shopping yang transparan dalam skema mereka untuk mendapatkan ratusan juta dolar. Pernyataan mereka dalam buku Frank Cascio tahun 2011 dan berbagai wawancara televisi dengan jelas membantah apa yang mereka tuduhkan sekarang," tegas Singer.

Hingga saat ini, proses hukum masih terus berjalan, memisahkan antara jalur arbitrase untuk tuduhan pemerasan dan jalur pengadilan federal untuk gugatan pelecehan yang diajukan anggota keluarga Cascio lainnya. (People/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya